Monday, October 12, 2026

Tapsel Bangun Ekonomi dari Alam yang Lestari Lewat Penanaman Agroforestri

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga membuka secara resmi kegiatan Penanaman Perdana Agroforestri dalam Program Kesepakatan Konservasi Masyarakat (KKM) di Desa Kota Tua dan Desa Simaninggir, Kecamatan Tantom Angkola, Kabupaten Tapsel, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimcam, perwakilan Conservation Indonesia, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Bappeda, para kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat.

- Advertisement -

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemulihan lingkungan pasca bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan tanaman produktif berbasis konservasi.

Baca Juga : Berbekal Informasi Warga, Polisi Ringkus Pemilik Ganja

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dari Bupati Tapsel.H. Gus Irawan Pasaribu yang berhalangan hadir karena tugas kedinasan.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung program yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

“ Visi kami adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Karena itu, program agroforestri dan konservasi seperti ini akan terus kami dukung, ” ujar Jafar Syahbuddin.

Ia menambahkan, pengalaman bencana banjir bandang di Desa Kota Tua menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian alam.

Pemerintah daerah, kata dia, mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan secara produktif melalui pola agroforestri yang ramah lingkungan.

Pada kesempatan itu, Wabup juga memaparkan sejumlah program pemberdayaan ekonomi Pemkab Tapsel, seperti Gerakan 10.000 Hektare Jagung dan Gerakan 1.000 Kolam Ikan.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman berbunga tinggi, melalui program KUR Berkah

“ Melalui program KUR Berkah dengan bunga nol persen hingga akhir tahun 2026, masyarakat memiliki akses pembiayaan yang lebih mudah untuk mengembangkan usaha produktif. Kami ingin masyarakat terlepas dari jeratan rentenir, ” jelasnya.

Sementara itu, Camat Tantom Angkola Indra Sakti menyampaikan, program konservasi ini melibatkan lima kelompok masyarakat, terdiri dari tiga kelompok di Desa Kota Tua dan dua kelompok di Desa Simaninggir, dengan total 119 pemilik lahan.

Ia menyebutkan, program ini lahir dari kesadaran bersama untuk mengurangi risiko bencana di masa depan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan lahan yang lebih berkelanjutan.

“ Kami berharap kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, dan Conservation Indonesia dapat terus berlanjut, ” ujarnya.

Dari sisi pelaksana program, Kepala Yayasan Observasi Konservasi Isner Manalu menjelaskan, kegiatan ini diawali dengan penandatanganan Kesepakatan Konservasi Masyarakat antara warga dan Pemkab Tapsel yang difasilitasi oleh Conservation Indonesia.

Ia mengungkapkan, saat ini telah tersedia sekitar 40.000 bibit kakao unggul, 10.000 bibit kemiri, serta sekitar 6.000 bibit tanaman buah seperti alpukat, petai dan tanaman produktif lainnya yang siap ditanam masyarakat.

“ Melalui agroforestri ini, masyarakat diharapkan memperoleh manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan agar tetap lestari dan terhindar dari bencana, ” katanya.

Lihat Juga : KUR Berkah untuk UMKM, Gus Irawan Ajak Warga Bangkit

Kepala Desa Kota Tua, Pinder Siburian, turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang telah mendukung masyarakat pascabencana.

Ia berharap program ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati secara resmi membuka penanaman perdana agroforestri tersebut. Ia berharap program ini menjadi langkah nyata dalam menjaga alam, mencegah bencana dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“ Semoga program ini menjadi langkah nyata dalam menjaga alam, mencegah bencana, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, ” tutupnya.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya