Thursday, October 15, 2026

Wabup Jafar Siapkan Program Isbat Nikah Gratis

Baca Juga

Wartalive.co.id, TAPANULI SELATAN – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Jafar Syahbuddin Ritonga, mendorong masyarakat memperkuat kemandirian ekonomi pasca bencana melalui pengembangan sektor pertanian.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel juga tengah mengupayakan program isbat nikah gratis pada 2027 untuk membantu masyarakat memperoleh kepastian hukum administrasi perkawinan.

- Advertisement -

Hal tersebut disampaikan Jafar saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Barat di Desa Panobasan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapsel, Rabu (14/10/2026).

Menyampaikan arahan Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, Jafar menegaskan bahwa pemulihan pasca bencana tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur dan permukiman, tetapi juga harus disertai penguatan ekonomi keluarga agar masyarakat mampu bangkit dan hidup lebih sejahtera.

Baca Juga: PTAR Fasilitasi Dua Jurnalis Tapsel Ikuti Workshop Wartawan UT Group 2026

“ Melalui program yang telah disiapkan pemerintah, kita ingin masyarakat semakin mandiri secara ekonomi. Pemerintah menyiapkan program dan dukungan, tetapi keberhasilannya membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Mari kita pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat, ” ujarnya.

Jafar menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program ekonomi produktif berbasis potensi lokal, di antaranya program seribu kolam, pengembangan seribu hektare tanaman jagung, serta pengembangan komoditas kopi.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah berupaya menyediakan bibit, pupuk, peralatan pendukung, pendampingan teknis, hingga akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Berkah dengan skema bunga 0 persen bagi sektor usaha yang memenuhi ketentuan program.

Menurutnya, budidaya jagung memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara optimal.

Berdasarkan perhitungan yang disampaikannya, usaha jagung pada lahan seluas satu hektare berpotensi menghasilkan keuntungan bersih sekitar Rp20 juta. Namun, hasilnya tetap bergantung pada produktivitas, biaya produksi, dan harga jual.

“ Kalau masyarakat memiliki lahan, mari manfaatkan untuk kegiatan produktif. Pemerintah berupaya menyiapkan bibit, pupuk, alat pendukung, dan pendampingan. Yang kami harapkan adalah kemauan dan keaktifan masyarakat untuk bersama-sama membangun perekonomian, ” katanya.

Selain jagung, Pemkab Tapsel juga merencanakan pengembangan kopi melalui penyediaan 50.000 batang bibit pada 2027.

Masyarakat diharapkan mulai mempersiapkan lahan agar program tersebut dapat berjalan optimal dengan dukungan pendampingan dari penyuluh pertanian.

Jafar berharap pengembangan berbagai komoditas pertanian itu dapat memperluas sumber pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman informal berbunga tinggi.

Ia juga mengajak alim ulama, tokoh masyarakat, dan organisasi keagamaan berperan aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai pengelolaan keuangan dan pemilihan sumber pembiayaan usaha yang tidak memberatkan keluarga.

“ Jangan sampai masyarakat terjebak dalam persoalan pinjaman yang justru memberatkan kehidupan keluarga. Mari kita manfaatkan peluang usaha yang ada dan membangun kemandirian ekonomi bersama-sama, ” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Jafar turut menyampaikan rencana pemerintah daerah memfasilitasi program isbat nikah bagi pasangan yang telah menikah secara agama, tetapi belum memiliki pencatatan perkawinan resmi.

Menurutnya, dokumen perkawinan sangat penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus membantu masyarakat memenuhi persyaratan administrasi dalam mengakses berbagai layanan publik, termasuk bantuan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, program isbat nikah telah mulai dilaksanakan di dua kecamatan. Pemerintah daerah selanjutnya akan berkoordinasi dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama agar pasangan yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti proses penetapan sesuai prosedur.

Lihat Juga: Sebanyak 186 Kades di Musi Rawas Ikuti Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

Pemkab Tapsel juga tengah mengupayakan agar biaya fasilitasi program tersebut dapat digratiskan pada 2027 melalui penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“ Kami sedang mengupayakan agar pada 2027 program isbat nikah ini dapat digratiskan. Karena itu, masyarakat yang belum memiliki buku nikah diharapkan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa agar dapat didata serta mengikuti proses sesuai ketentuan, ” ujarnya.

Jafar meminta Camat, Kepala Desa, Lurah dan perangkat terkait proaktif mendata warga yang membutuhkan layanan tersebut sehingga pelaksanaannya tepat sasaran.

Jafar juga mengapresiasi peran BKMT sebagai wadah pembinaan keagamaan, silaturahmi dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Ia berharap semangat kebersamaan dalam kegiatan pengajian dapat diwujudkan melalui program yang mendukung pembangunan keluarga dan pemberdayaan ekonomi.

Ia bahkan mengusulkan agar kegiatan pengajian serupa dikembangkan untuk kaum bapak sehingga pembinaan keagamaan dan penyampaian informasi mengenai program pemerintah dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Menurutnya, sinergi pemerintah, organisasi keagamaan, alim ulama dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus membangun masyarakat yang tangguh dan mandiri.

” Saya menyambut baik aspirasi yang disampaikan tokoh masyarakat Desa Panobasan dan meminta Pemerintah Kecamatan dan perangkat daerah terkait menindaklanjutinya sesuai kewenangan, kebutuhan dan kemampuan anggaran, ” pungkasnya.

Senentara Ketua BKMT Kabupaten Tapsel Rosmayanti Ritonga, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap Bupati beserta seluruh jajaran pemerintah daerah senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas membangun Tapsel.

” Saya mengajak seluruh organisasi Islam menjaga kolaborasi, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kekompakan melalui berbagai kegiatan keagamaan, ” katanya

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Panobasan, Zulham Efendi, mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati dan seluruh undangan yang hadir.

Ia berharap pengajian tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat.

Tokoh masyarakat Desa Panobasan, Marahalim Pane, mengingatkan jamaah agar menerapkan ilmu dan nasihat yang diperoleh dalam pengajian di kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak kaum bapak mendukung kegiatan pengajian sebagai bagian dari penguatan kehidupan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua BKMT Desa Panobasan, Siti Langga Siregar, berharap seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan dan rahmat agar dapat terus mengikuti kegiatan yang mempererat ukhuwah Islamiyah.

Baca Juga: Pemkab Asahan dan Pengelola Lakukan Koordinasi dan Evaluasi Program MBG

Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Angkola Barat tersebut juga diisi tausiyah oleh Al-Ustaz Misran Siregar.

Dalam ceramahnya, Ustaz Misran mengingatkan jamaah bahwa iman merupakan bekal utama dalam menjalani kehidupan dan menghadapi pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Ia menyampaikan bahwa harta, jabatan dan pangkat pada akhirnya akan ditinggalkan, sedangkan iman dan amal saleh menjadi hal mendasar yang harus dipersiapkan setiap manusia.

Misran mengajak jamaah memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah, memperbanyak amal saleh, memperbaiki perilaku, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Tapsel Ibnussalam Harahap, sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Tapsel, Camat Angkola Barat M. Tohir Pasaribu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Angkola Barat, Ketua UPZ Angkola Barat, perwakilan Muslimat NU Angkola Barat, pengurus BKMT Kecamatan dan Desa, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah BKMT Kecamatan Angkola Barat.(Wan)

Warta Terbaru

PTAR Fasilitasi Dua Jurnalis Tapsel Ikuti Workshop Wartawan UT Group 2026

Wartalive.co.id, TAPANULI SELATAN - United Tractors (UT) Group menggelar Workshop Wartawan 2026 bertema “Human Journalism in the Age of...

Artikel Menarik Lainnya