Monday, October 12, 2026

Wali Kota Padangsidimpuan : RPJMD Adalah Kompas Pembangunan Daerah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Padangsidimpuan Tahun 2025 – 2029, yang digelar di Aula Bapelitbangda Kota Padangsidimpuan, Kamis (17/7/2025).

Musrenbang RPJMD Tahun 2025 – 2029 ini, dihadiri Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawaroh Nasution, Forkopimda Kota Padangsidimpuan, Plt. Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan Roni Gunawan Rambe, Staf Ahli Wali Kota, para Asisten, Kepala Bapelitbangda Kota Padangsidimpuan, Diapari Lubis.

- Advertisement -

Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kota Padangsidimpuan, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpinan Perguruan Tinggi dan Akademisi, Pimpinan BUMD dan Dunia Usaha/Perbankan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan Organisasi Kemasyarakatan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kepemudaan, serta delegasi Kecamatan dan Kelurahan se Kota Padangsidimpuan.

Baca Juga : Wabup Asahan Tutup Giat Orientasi CPNS Formasi 2024

Dalam sambutannya, Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, menegaskan, Musrenbang RPJMD bukan sekadar agenda rutin, melainkan momen krusial untuk menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan.

Ia menekankan pentingnya RPJMD sebagai pedoman strategis dalam menjawab tantangan pembangunan secara terstruktur, terarah dan terukur. “RPJMD bukan hanya formalitas administratif, tapi kompas pembangunan Kota Padangsidimpuan lima tahun ke depan, ” ujar Wali Kota.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama lima tahun terakhir, antara lain, Indeks Pembangunan Masyarskat (IPM) meningkat rata-rata 0,54% per tahun, pertumbuhan ekonomi menembus angka >5% pada 2023 – 2024, Indeks Gini konsisten di bawah 0,3, menandakan ketimpangan rendah, angka kemiskinan menurun hingga 6,23% pada 2024, yang menjadikan Padangsidimpuan masuk 5 besar kota dengan tingkat kemiskinan terendah di Sumatera Utara dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menyentuh 7,17%, terendah dalam lima tahun terakhir.

Namun demikian, Wali Kota menggarisbawahi masih adanya tantangan besar, terutama soal kesenjangan kesejahteraan masyarakat.

Lihat Juga : Pemkab Asahan Raih Juara Umum Imunitas Awards 2025

Ia menyoroti isu strategis yang harus segera ditangani, seperti percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, penurunan angka stunting, penguatan ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan hidup.

” Inovasi pengelolaan keuangan daerah dan peningkatan PAD juga menjadi kunci agar kita tidak selalu bergantung pada dana transfer dari pusat, ” tambahnya.

Untuk visi pembangunan lima tahun ke depan ditetapkan, ‘Bangkit Bersama Mewujudkan Kota Padangsidimpuan MANTAP (Maju, Andal, Nyata, Tangguh, Aman, Profesional)’ , dengan turunan 3 misi, 5 tujuan, 11 sasaran dan 22 indikator daerah.

Wali Kota pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, pemerintah, DPRD, akademisi, dunia usaha, serta tokoh masyarakat, untuk bersinergi membangun Padangsidimpuan yang lebih maju.

Baca Juga : Penasihat DWP Asahan Hadiri Musda V DWP Provsu

” Jadikan RPJMD ini bukan hanya dokumen rencana, tapi janji bersama demi kesejahteraan rakyat Kota Padangsidimpuan, ” sebutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Padangsidimpuan, Sri Fitrah Munawaroh Nasution, menekankan pentingnya proses perencanaan yang sistematis, partisipatif dan akuntabel dan ditegaskannya, DPRD akan menjadi mitra yang kritis dan konstruktif dalam pengawalan pelaksanaan RPJMD.

” RPJMD harus menjawab tantangan zaman, memperkuat daya saing dan menjamin kesejahteraan masyarakat secara inklusif, ” kata Sri Fitrah. Ia juga menyerukan agar perencanaan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat, serta selaras dengan RPJPD dan RPJMN.

” Saya percaya, dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, Padangsidimpuan akan menjadi kota yang lebih layak huni, cerdas dan berdaya saing, ” harapnya.

Kami di DPRD memandang bahwa Musrenbang RPJMD ini adalah forum strategis. Di sinilah visi dan misi kepala daerah diuji dan dikolaborasikan dengan pokok-pokok pikiran DPRD serta masukan dari masyarakat.

Lihat Juga : Diterjang Angin Rumah Warga Sipirok Tapsel Porak-poranda

Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra kerja pemerintah daerah yang kritis, solutif dan konstruktif demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Kami juga berharap, RPJMD 2025–2029 ini benar-benar mampu menjawab tantangan zaman, memperkuat daya saing daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan merata.

” Saya ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan yang hadir di sini untuk memberikan kontribusi pemikiran yang terbaik, berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat, demi menyusun RPJMD yang implementatif dan berdampak langsung, ” terangnya

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda, Diapari Lubis, melaporkan, Musrenbang ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai unsur dan bertujuan menyepakati visi, misi, arah kebijakan, serta sasaran pokok pembangunan daerah.

” Output-nya adalah berita acara kesepakatan yang ditandatangani seluruh pemangku kepentingan, ” katanya.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil kesepakatan Musrenbang RPJMD Kota Padangsidimpuan Tahun 2025–2029 oleh seluruh perwakilan pemangku kepentingan. (Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya