Tuesday, October 13, 2026

Arahan Polisi Diabaikan, Parkir Liar Kembali Kuasai Simpang Tasbih Medan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Persoalan parkir liar di kawasan Jalan Setia Budi, tepatnya di sekitar Simpang Tasbih, Medan, seakan tidak ada habisnya. Meski telah berulang kali menjadi sasaran penertiban, kemacetan akibat kendaraan yang memakan badan jalan masih terus terjadi. Hal ini memicu keluhan dari para pengguna jalan yang merasa haknya terampas oleh kesemrawutan lalu lintas di titik tersebut.

Kondisi ini sebenarnya telah direspons cepat oleh pihak kepolisian dari Polsek Sunggal. Hari Selasa (27/01) siang, Iptu Jefri Silaban memimpin langsung personelnya untuk turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat yang resah. Kehadiran pihak kepolisian di siang hari tersebut bertujuan untuk memastikan arus lalu lintas kembali lancar dan menata area parkir yang selama ini tidak beraturan.

- Advertisement -

Saat berada di lokasi, Iptu Jefri Silaban tidak hanya sekadar melakukan penertiban fisik. Ia secara persuasif memberikan arahan tegas kepada masyarakat serta para juru parkir (jukir) yang beroperasi di sekitar Simpang Tasbih. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga ketertiban umum dan melarang keras penggunaan badan jalan sebagai lahan parkir kendaraan bermotor.

Baca Juga : Pemko Padangsidimpuan Pastikan Bantuan Banjir dan Longsor Tepat Sasaran

Langkah jemput bola yang dilakukan Iptu Jefri Silaban ini awalnya sempat memberikan angin segar bagi warga Medan, khususnya mereka yang sering melintasi Jalan Setia Budi. Pada siang hari saat penertiban berlangsung, kawasan tersebut terlihat jauh lebih rapi dan arus lalu lintas terpantau lancar tanpa adanya penyempitan jalan akibat kendaraan yang parkir sembarangan.

Namun sayangnya, kepatuhan para juru parkir dan pengendara tersebut tampaknya hanya bersifat sementara atau sekadar “formalitas” saat petugas berada di tempat. Begitu hari mulai beranjak gelap dan pengawasan petugas berkurang, situasi di Simpang Tasbih kembali ke pola lama yang merugikan banyak pihak.

Memasuki waktu malam, pemandangan kontras terlihat jelas di mana deretan kendaraan kembali memakan badan jalan secara massif pada hari Selasa (27/01) malam. Padahal, sebelumnya Iptu Jefri Silaban sudah memberikan instruksi khusus kepada para juru parkir agar tidak lagi memanfaatkan bahu jalan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok yang dapat mengganggu mobilitas publik.

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa arahan dari pihak kepolisian tersebut seolah dianggap angin lalu oleh para oknum jukir. Parkir liar yang kembali menjamur pada malam hari ini menyebabkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat pulang beraktivitas atau berkunjung ke pusat-pusat kuliner di sekitar Setia Budi.

Lihat Juga : Diterpa Kasus Korupsi, Dinas Perkim Padangsidimpuan Tetap Beroperasi

Masyarakat kini berharap adanya tindakan yang lebih tegas dan pengawasan yang berkelanjutan dari pihak terkait agar efek jera benar-benar dirasakan oleh pelanggar. Tanpa adanya sanksi yang lebih berat atau patroli rutin di waktu-waktu rawan, kawasan Simpang Tasbih dikhawatirkan akan terus menjadi titik mati kemacetan di Kota Medan akibat praktik parkir liar yang membandel.(Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya