Wednesday, October 14, 2026

Terbukti, Rahudman Harahap Masih Eksis dan Memiliki Pengaruh Luas

Baca Juga

Wartalive.co.id – Jejak panjang birokrasi yang dibangun selama puluhan tahun tampaknya masih melekat kuat pada diri Drs H Rahudman Harahap MM.

Di tengah dinamika sosial dan politik yang terus bergerak, sosok mantan Wali Kota Medan itu kembali menjadi sorotan dalam sebuah momen yang memperlihatkan luasnya jejaring dan pengaruh yang ia miliki.

- Advertisement -

Pada resepsi pernikahan putrinya, Minggu (29/3/26) di salah satu hotel berbintang di Medan, kehadiran berbagai kalangan—mulai dari pejabat sipil dan militer, tokoh agama, pemuka adat, hingga politisi lintas partai—menjadi gambaran nyata bahwa Rahudman bukan sekadar figur masa lalu.

Saksi pada pernikahan itu salah seorang diantaranya Wakil Gubernur Sumut H Surya. Wagub didampingi Kadis Perindag ESDM Sumut Dedi Jaminsyah Putra yang merupakan putra kandung dari Rahudman Harahap.

Baca Juga : Kasus Ginjal Diam-diam Meningkat, Sekda Kota Padangsidimpuan Ingatkan Bahaya Laten

Ia masih menempati ruang penting dalam relasi sosial elite di Sumatera Utara.

Fenomena tersebut tidak lahir secara tiba-tiba. Rahudman dikenal sebagai birokrat senior dengan rekam jejak panjang, dimulai dari berbagai posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kariernya kemudian berlanjut di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk sebagai asisten Setdaprovsu, sebelum akhirnya memimpin Kota Medan sebagai wali kota.

Pengamat pemerintahan daerah menilai, salah satu kekuatan utama Rahudman terletak pada kemampuannya merawat jaringan.

Relasi yang dibangun tidak bersifat sesaat, melainkan berkelanjutan dan melintasi batas-batas institusi maupun kelompok.

Hal ini menjelaskan mengapa hingga kini ia tetap menjadi figur yang diperhitungkan.

Lebih jauh, keberlanjutan pengaruh tersebut juga mencerminkan pentingnya modal sosial dalam kepemimpinan.

Di luar jabatan formal, kepercayaan dan kedekatan yang terbangun selama masa pengabdian kerap menjadi faktor penentu dalam menjaga relevansi seorang tokoh di ruang publik.

Momentum resepsi keluarga itu pun menjadi lebih dari sekadar peristiwa personal. Ia menjelma sebagai ruang temu berbagai kalangan, sekaligus memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak berhenti pada masa jabatan.

Ada kesinambungan relasi yang terus hidup, bahkan setelah seseorang tidak lagi memegang kekuasaan formal.

Lihat Juga : Momen Mengharukan, Tiga Eks OPM Cium Merah Putih dan Kembali ke NKRI

Dalam konteks Sumatera Utara, kehadiran figur-figur dengan pengalaman panjang seperti Rahudman menjadi bagian dari dinamika sosial-politik yang menarik untuk dicermati.

Ia menunjukkan bahwa ketokohan tidak hanya dibangun melalui jabatan, tetapi juga melalui konsistensi, jejaring, dan kemampuan menjaga hubungan.

Dengan demikian, apa yang tampak di ruang publik tersebut dapat dibaca sebagai refleksi dari perjalanan panjang seorang birokrat yang tidak hanya meninggalkan jejak administratif, tetapi juga warisan relasi yang terus terjaga(Ananda)

Warta Terbaru

Progres Jembatan Gantung Sipenggeng Capai 27,5 Persen, Kodim 0212/TS Bersama Warga Terus Berpacu

Sidimpuanpos.com, TAPANULI SELATAN – Pembangunan jembatan gantung di Desa Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terus dikebut....

Artikel Menarik Lainnya