Wartalive.co.id – Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan ( Tapsel), Sabtu (21/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di sebuah kafe di Jalan S.M. Raja, Kota Padangsidimpuan itu menjadi ruang dialog antara kepolisian dan kalangan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Yon Edi menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus kontrol sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kemitraan antara kepolisian dan mahasiswa penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan.
“Kami membutuhkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial. Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat komunikasi dan membangun sinergi demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.
Ia menekankan, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial Ramadan, melainkan forum terbuka untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi. Kepolisian, kata dia, membuka ruang bagi mahasiswa untuk memberikan masukan maupun kritik konstruktif.
“Kami terbuka terhadap saran dan kritik. Dengan komunikasi yang baik, potensi kesalahpahaman dapat dihindari dan kebersamaan bisa terus dijaga,” katanya.
Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan kelembagaan antara Polres Tapanuli Selatan dan elemen mahasiswa. Kepolisian berharap kolaborasi yang terbangun dapat mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat daya tangkal terhadap potensi gangguan keamanan.
Sejumlah BEM dari berbagai perguruan tinggi turut hadir, di antaranya Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary, Universitas Graha Nusantara, Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hasyim Asy’ari, Universitas Aufa Royhan, serta Sekolah Tinggi Agama Islam Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Selain berbuka puasa bersama, mahasiswa dan jajaran kepolisian tampak berdiskusi mengenai peran generasi muda dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendorong partisipasi publik yang konstruktif di ruang demokrasi lokal.(ASF)

