Tuesday, October 13, 2026

Aksi Koboi Jalanan: Angkot Terobos Lampu Merah di Simpang Dr. Mansyur Resahkan Warga

Baca Juga

Wartalive.co.id – Arus lalu lintas di kawasan Simpang Dr. Mansyur hingga Simpang Setia Budi kembali diwarnai aksi tidak terpuji oleh oknum sopir angkutan kota (angkot). Pada Selasa (10/3) sore, sebuah angkot terpantau mengemudi secara ugal-ugalan dan nekat menerobos lampu merah di tengah padatnya volume kendaraan. Aksi arogan ini memicu kekesalan mendalam bagi pengguna jalan lainnya yang saat itu sedang melintas dengan tertib.

Kejadian bermula saat posisi lampu lalu lintas di Simpang Dr. Mansyur menunjukkan warna merah, menandakan kendaraan harus berhenti. Namun, alih-alih menginjak rem, sopir angkot tersebut justru tancap gas dan melaju membelah antrean kendaraan. Tindakan berbahaya ini dilakukan dengan sengaja, seolah tidak memedulikan risiko kecelakaan fatal yang mengintai dirinya maupun pengendara lain.

- Advertisement -

Arus lalu lintas yang seharusnya berjalan lancar dari arah berlawanan seketika menjadi semrawut. Kendaraan yang sudah berada di jalur yang benar terpaksa melakukan pengereman mendadak demi menghindari benturan dengan angkot arogan tersebut. Klakson panjang bersahutan di lokasi kejadian sebagai bentuk protes para pengendara, namun sang sopir tampak acuh dan terus melaju kencang menuju arah Setia Budi.

Baca Juga : Arus Mudik Mulai Terlihat, Lalu Lintas Purba Baru–Sorik Marapi Macet

Masyarakat sekitar, terutama para pedagang yang setiap hari beraktivitas di trotoar sepanjang jalan tersebut, mengaku sudah kenyang melihat pemandangan serupa. Pelanggaran lalu lintas oleh angkot di titik ini seolah telah menjadi “budaya” yang dibiarkan tanpa tindakan tegas. Warga merasa keselamatan mereka terancam akibat perilaku pengemudi yang tidak memiliki etika berkendara.

Nabil, salah seorang pedagang di sekitar lokasi, memberikan kesaksiannya mengenai fenomena angkot ugal-ugalan ini. Menurutnya, berurusan dengan sopir yang temperamental hanya akan membuang energi karena mereka sering kali lebih galak saat ditegur. “Kalau melihat angkot arogan seperti ini lebih bagus cuek saja, karena jika dilawani nanti mereka lebih galak,” ujar Nabil dengan nada kecewa saat diwawancarai di lapaknya.

Lebih lanjut, Nabil menambahkan bahwa logika para sopir angkot tersebut sering kali terbalik; meski berada di posisi yang salah, mereka justru merasa sebagai penguasa jalanan. “Uda mereka yang salah, mereka juga yang lebih galak nanti. Orang-orang tidak tau aturan supir angkot ini, seenaknya menerobos dan seenaknya juga berhenti di pinggir jalan,” tambahnya lagi menggambarkan keruwetan perilaku para sopir tersebut.

Lihat Juga : Kantah Madina Ingatkan Warga Pasang Patok Batas Tanah

Keresahan warga bukan tanpa alasan, sebab selain menerobos lampu merah, angkot-angkot ini kerap berhenti mendadak untuk menaikkan atau menurunkan penumpang tanpa memberikan aba-aba. Hal ini memperparah kemacetan di kawasan pendidikan tersebut, terutama pada jam pulang kantor di sore hari. Ketidakteraturan ini dianggap sudah mencapai tahap yang sangat mengganggu kenyamanan publik secara luas.

Masyarakat berharap pihak kepolisian dan dinas perhubungan segera mengambil langkah nyata untuk menertibkan para sopir angkot nakal di sepanjang rute Dr. Mansyur hingga Setia Budi. Tanpa adanya sanksi tegas atau pencabutan izin trayek bagi pelanggar kambuhan, keselamatan pengguna jalan di Kota Medan akan terus terancam oleh aksi ugal-ugalan yang seolah tak tersentuh hukum ini. (Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya