Wartalive.co.id – Suasana kawasan Pasar Lama tampak ramai dan padat pada malam hari, terutama selepas waktu salat Isya hingga usai pelaksanaan salat Tarawih. Arus lalu lintas terlihat melambat karena banyaknya kendaraan yang melintas serta aktivitas warga yang berbelanja di sepanjang ruas jalan pasar. Meski demikian, situasi di sekitar lokasi tetap terpantau kondusif, (3/3/2026)
Kepadatan ini turut dipengaruhi oleh keberadaan masjid yang berada tepat di tepi jalan utama Pasar Lama. Banyak jemaah yang datang untuk melaksanakan salat Tarawih sekaligus memanfaatkan waktu malam untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga dan makanan.
Sejumlah pedagang juga terlihat tetap membuka lapak hingga malam hari. Mereka menjajakan aneka makanan, minuman, serta kebutuhan harian yang menarik minat warga. Aktivitas jual beli berlangsung hingga larut malam seiring meningkatnya jumlah pengunjung pasar.
Salah seorang warga, Gani, mengatakan kondisi pasar di malam hari selama Ramadan memang cenderung lebih ramai dibanding hari biasa.
“Lumayan padat, apalagi kalau habis Tarawih. Banyak orang sekalian belanja, ditambah masjidnya persis di pinggir jalan, jadi kendaraan dan pejalan kaki campur semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, suasana tersebut justru memberi dampak positif bagi pedagang kecil. Menurutnya, warga lebih memilih berbelanja di malam hari setelah menjalankan ibadah.
“Kalau malam begini, pedagang banyak yang buka. Jadi enak, habis salat bisa langsung beli makanan atau keperluan rumah,” tambahnya.
Lihat Juga : Pj Sekdaprov Harap Pekan Ramadan Sumut 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Inklusif
Pantauan di lokasi, kendaraan roda dua dan becak bermotor mendominasi arus lalu lintas, sementara pejalan kaki tampak memenuhi sisi jalan pasar. Meski volume kendaraan meningkat, kondisi tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Warga berharap adanya pengaturan lalu lintas pada jam-jam tertentu agar kepadatan dapat diantisipasi, khususnya di sekitar area masjid dan pusat aktivitas pasar. (Sry)

