Wartalive.co.id – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Mandailing Natal. Seorang guru MAN 1 Mandailing Natal, Muhammad Andre Syahbana Siregar, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai Sayembara Penulisan Cerita Anak Dwibahasa 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara, (23/4/2026)
Kompetisi yang digelar oleh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara tersebut menjadi ajang bergengsi dalam pengembangan literasi anak sekaligus pelestarian bahasa daerah.
Andre meraih kemenangan lewat karya berjudul “Harangan Rarangan” (Hutan Larangan), sebuah cerita anak yang memadukan Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandailing secara seimbang. Karya ini dinilai menonjol karena tidak hanya menarik dari sisi cerita, tetapi juga kuat dalam menyampaikan nilai budaya lokal.
Baca Juga : Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan 4,45 Kg Ganja di Tano Bato
Dalam ceritanya, Andre mengangkat pesan penting tentang menjaga kelestarian alam melalui kearifan masyarakat Mandailing, khususnya dalam melindungi hutan sebagai bagian dari warisan leluhur.
Prestasi ini mendapat sambutan positif dari lingkungan sekolah. Kepala MAN 1 Mandailing Natal, Hj. Salbiah S, Ag MM, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Ini bukan hanya kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga untuk daerah. Kami berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi guru dan siswa untuk terus berkarya,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran lebih luas, tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu melahirkan karya yang berdampak dan mengangkat identitas budaya daerah.
Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa literasi berbasis budaya lokal memiliki daya saing tinggi dan mampu tampil di tingkat provinsi.(Sry)

