Monday, October 12, 2026

Bela Negara Era Baru: Humanis, Kolaboratif, dan Bebas Narkoba

Baca Juga

Wartalive.co.id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut), M. Armand Effendy Pohan, menyampaikan harapan besar kepada generasi muda untuk menjadi pelopor perubahan melalui semangat Bela Negara Humanis. Ia menegaskan bahwa kaum muda memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa dengan membentuk karakter yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

“Lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pelajar dan mahasiswa yang cinta tanah air. Generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan dan pionir di tengah masyarakat,” kata Effendy Pohan saat membuka Simposium Bela Negara Humanis di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan.

- Advertisement -

Program Bela Negara Humanis sendiri merupakan inisiasi Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI), yang menekankan pendekatan edukatif, kolaboratif, dan relevan dengan tantangan zaman, terutama dalam menghadapi bahaya narkoba.

Baca Juga : Wali Kota Medan Tinjau Job Fair, Ribuan Pencari Kerja Serbu 2149 Lowongan

Effendy menyampaikan keprihatinannya terhadap tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda, yang dinilai dapat melemahkan generasi penerus bangsa.

“Di era globalisasi dan digitalisasi, narkoba menjadi ancaman besar. Zat ini bukan hanya merusak fisik, tetapi juga menghancurkan mental dan masa depan anak-anak muda yang kita harapkan menjadi penerus pembangunan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum FKBNI, Jon Piter Sinaga, mengatakan bahwa Bela Negara Humanis bertujuan membangun karakter bangsa yang tangguh dan cinta tanah air melalui pendekatan yang lebih menyentuh dan edukatif. Ia mengajak seluruh pihak, terutama lembaga pendidikan, untuk berkolaborasi dalam menyukseskan gerakan ini.

“Kita perlu bekerja sama, membangun sinergi lintas sektor, agar nilai-nilai bela negara bisa benar-benar tertanam di hati masyarakat, khususnya kalangan muda,” katanya.

Sementara itu, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol. Toga H. Panjaitan, yang juga menjadi Ketua Panitia Simposium, membeberkan data mengkhawatirkan tentang penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumut.

“Dari sekitar 15 juta penduduk Sumut, hampir satu juta di antaranya telah terpapar narkoba. Ini angka yang sangat serius. Narkoba mengubah perilaku dan moral masyarakat. Oleh karena itu, gerakan Bela Negara Humanis menjadi langkah strategis untuk melawan ancaman ini,” tegasnya.

Lihat Juga : Rico Waas Ajak Pelajar Jauhi Kenakalan Remaja Lewat Program Satpol PP Go to School

Dalam kesempatan ini, FKBNI juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Utara. Kesepakatan tersebut bertujuan memperkuat implementasi program Bela Negara Humanis di lingkungan kampus sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter mahasiswa.

Acara ini turut dihadiri Deputi Bidang Pencegahan BNN RI Brigjen Pol. M. Zainul Muttaqien, Kepala LLDikti Wilayah I Saiful Anwar Matondang, para pejabat tinggi Pemprov Sumut, rektor perguruan tinggi, serta ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Sumut.(Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya