Wartalive.co.id – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memanfaatkan permainan papan atau board game sebagai media trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, (6/3/2026).
Kegiatan bertajuk “Riang dan Kreatif dalam Permainan Gim Papan” ini diikuti sekitar 50 anak dari berbagai sekolah dan komunitas di daerah tersebut. Anak-anak diajak bermain sambil belajar melalui berbagai permainan papan yang dirancang secara edukatif.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, permainan papan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat membantu proses pemulihan psikososial anak setelah mengalami bencana.
Baca Juga : Kapolres Madina Imbau Warga Tidak Panik Beli BBM Berlebihan
“Board game mendorong kreativitas anak sekaligus membangun ruang interaksi yang positif untuk pemulihan psikologis mereka,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Direktorat Gim Kementerian Ekraf berkolaborasi dengan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI). Berbagai permainan papan hasil karya akademisi dan pelaku industri kreatif diperkenalkan kepada para peserta.
Selain bermain, para siswa juga diperkenalkan pada proses kreatif pembuatan gim. Beberapa karya yang diperkenalkan antara lain Cats and The Rugs karya Diah Ayoe dan Sszoo!! karya Febianzini.
Kasubdit Pemasaran dan Komersialisasi Gim Kementerian Ekraf, Iman Argiono, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi pascabencana yang memanfaatkan board game sebagai media intervensi sosial yang sederhana namun efektif.
Lihat Juga : HUT ke-27 Madina, DPRD Gelar Paripurna Istimewa
“Board game tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga dapat membantu proses trauma healing sekaligus memperkenalkan produk ekonomi kreatif subsektor gim kepada masyarakat,” katanya.
Perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Pemuda Olahraga Kabupaten Tapanuli Utara, Emil Lumbantobing, menilai kegiatan ini menjadi pendekatan pemulihan yang kreatif sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
Program serupa juga direncanakan digelar di Padang Pariaman sebagai upaya memperluas pemanfaatan permainan papan sebagai media edukasi dan pemulihan sosial bagi masyarakat terdampak bencana. (Sry)
Sumber: Kemenekraf RI

