Monday, October 12, 2026

Cegah Praktik Judol, Porman Mahulae Dorong Mahasiswa Bijak Gunakan Teknologi Digital

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Porman Mahulae, mengimbau kepada mahasiswa untuk menghindari praktik judi online. Terlebih lagi, dampak negatifnya terhadap generasi muda saat ini semakin mengkhawatirkan.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Porman Mahulae saat menjadi pembicara dalam dialog publik yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut dengan tema “Generasi Muda Sumut di Ujung Tanduk Akibat Judi Online,” yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, pada hari Sabtu (17/2/2025).

- Advertisement -

Dalam penjelasannya, Porman menekankan bahwa perjudian online tidak hanya berdampak negatif secara ekonomi, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan generasi muda. Ia mendorong mahasiswa dan generasi muda lainnya untuk bijak dalam memanfaatkan internet dan teknologi digital, serta berperan aktif sebagai agen literasi digital di komunitas mereka.

Baca Juga : Polda Sumut Gagalkan Pengedaran Sabu Dalam Kemasan Kopi, 100 Kg Sabu Disita

Porman juga menyatakan bahwa Pemprov Sumut terus berusaha melakukan literasi digital secara luas kepada berbagai kelompok, termasuk siswa dan mahasiswa, guna meningkatkan pemahaman tentang risiko judi online. Teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif, seperti pendidikan, berbisnis, dan membangun jaringan yang positif.

“Kami akan menggandeng kampus, komunitas, dan organisasi kepemudaan agar kampanye anti-judi online ini semakin luas dan berdampak,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut Sulidar menekankan pentingnya memperkuat iman dan ketakwaan sebagai perlindungan dari pengaruh negatif judi online. Ia mengajak seluruh generasi muda untuk kembali kepada nilai-nilai agama dan moral yang kuat agar tidak mudah terjerumus dalam praktik yang merugikan tersebut.

Ketua DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq, dalam sambutannya mengungkapkan harapannya agar pemerintah lebih melibatkan pemuda dan mahasiswa dalam berbagai inisiatif kampanye dan sosialisasi mengenai bahaya judi online. Ia berpendapat bahwa peran pemuda sangat penting dalam menyampaikan pesan moral kepada masyarakat, terutama melalui media sosial dan kegiatan komunitas.

Lihat Juga : BKD Sumut Pastikan Tak Ada Celah Menyimpang Pada Seleksi P3K Tahap 2

Dialog publik ini juga melibatkan sejumlah narasumber yang berasal dari beragam latar belakang. Di antaranya, AKP Victor Richard Pasaribu dari Direktorat Reserse Siber Polda Sumut yang memberikan penjelasan mengenai aspek hukum dan penegakan hukum terhadap pelaku judi online. Praktisi hukum Padian Adi Siregar membahas mengenai aspek yuridis serta perlindungan konsumen di dunia digital, sedangkan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Uli Makmun Hasibuan, menyampaikan pandangan edukatif dan pendekatan akademis untuk mencegah penyebaran judi online di kalangan pelajar dan mahasiswa.

Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan pemuda dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Sumut, menjadikannya sebagai momen penting untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi ancaman serius judi online di masyarakat.(Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya