Wartalive.co.id – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Padangsidimpuan ikut terdampak oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dalam beberapa hari terakhir.
Hujan deras berkepanjangan mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik, sehingga aktivitas sekolah terhenti dan distribusi MBG mengalami hambatan serius.
Berdasarkan keterangan seorang pegawai yang bekerja di kantor MBG meski tidak bertugas di ruang dapur program makanan bergizi yang biasanya diperuntukkan bagi siswa sekolah untuk sementara dialihkan guna membantu warga yang menjadi korban bencana alam.
Baca Juga : Dijadwakan Hari ini! BPBD Sumut Turunkan Helikopter Bawa Sembako ke Sidimpuan.
“Karena sekolah-sekolah banyak yang libur akibat cuaca buruk, sebagian makanan dialihkan untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor hari ini ke Desa Boti.” ujar Riski saat ditemui.
Ia menjelaskan bahwa stok makanan di kantor MBG untuk saat ini masih tersedia. Namun, pihaknya belum dapat memastikan ketersediaan untuk beberapa hari ke depan. Pengiriman bahan makanan dari luar daerah terhambat akibat akses jalan yang terganggu.
“Untuk hari ini stok masih ada, tapi beberapa hari ke depan belum bisa dipastikan karena pengiriman bahan makanan terhambat. Banyak jalur tertutup longsor dan banjir,” tambahnya.
Lihat Juga : Longsor Memutus Jalan, Kota Padangsidimpuan Krisis BBM
Tim media juga telah mendatangi kantor MBG Padangsidimpuan untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut. Namun, kantor tersebut tampak tidak beroperasi dan tidak ada aktivitas di dalamnya.
Situasi cuaca yang masih belum stabil membuat sejumlah program pelayanan publik, termasuk MBG, terpaksa menyesuaikan operasi mereka.
Pemerintah dan pihak terkait diharapkan segera melakukan langkah penanganan agar distribusi makanan dan bantuan dapat kembali berjalan lancar, terutama bagi warga yang terdampak bencana. (SW)

