Tuesday, October 13, 2026

Cuaca Jadi Tantangan, Pokdakan Tunas Harapan Tetap Raup Hasil Panen Ikan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, menghadiri kegiatan panen ikan mas di Kolam Air Tenang (KAT) milik Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Tunas Harapan, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kemandirian pangan, khususnya sektor perikanan.

- Advertisement -

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Tapsel, Syaiful AP Nasution,  sejumlah pimpinan OPD, Camat Angkola Timur, Ketua dan pengurus Pokdakan Tunas Harapan dan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan itu juga dilakukan panen sebagian ikan mas sebanyak sekitar 900 ekor atau setara 300 kilogram dan dimasak langsung oleh masyarakat untuk dijadikan menu makan siang bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dari masyarakat Desa Marisi, khususnya atas jamuan makan siang yang luar biasa, dengan lauk hasil panen ikan sendiri.

Ini menjadi bukti nyata bahwa program budidaya ikan yang kita dorong telah mulai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bupati menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita bersama dalam mendorong kemandirian pangan di Kabupaten Tapsel, khususnya di sektor perikanan.

Melalui panen ini, kita berharap dapat memperkuat langkah menuju swasembada ikan, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dari hasil produksi lokal.

Baca Juga : Bobby Nasution Tinjau Banjir Pandan, Janji Normalisasi Sungai

Bupati juga mengapresiasi kerja keras Pokdakan Tunas Harapan yang telah mengelola bantuan pemerintah berupa benih ikan dan pakan dengan baik, meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk faktor cuaca yang memengaruhi pertumbuhan ikan.

” Ini menunjukkan semangat dan komitmen yang patut kita banggakan dan ke depan, saya berharap program budidaya ikan ini tidak berhenti hanya pada tahap bantuan semata, tetapi terus berlanjut dan berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan, ” terangnya

Sementara Kepala Dinas Perikanan Tapsel Syaiful AP Nasution, menjelaskan bahwa panen ikan yang dilakukan oleh Pokdakan Tunas Harapan pada hari ini belum dilakukan secara keseluruhan.

“ Panen kita lakukan secara bertahap karena masih menyesuaikan dengan kondisi pasar. Saat ini, pemasaran menjadi salah satu tantangan, sehingga distribusi hasil budidaya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar serta kolam pemancingan di wilayah desa, ” ujarnya.

Ia menyampaikan, sebelumnya, pada pertengahan Desember 2025, kelompok tersebut telah menerima bantuan dari pemerintah berupa 7.000 benih ikan mas dan nila serta 120 sak pakan ikan sebagai bagian dari program pengembangan budidaya perikanan.

“ Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Ke depan, perhatian kita tidak hanya pada budidaya, tetapi juga pada penguatan sistem pemasaran agar hasil panen memiliki nilai ekonomi yang lebih baik, ” jelasnya.

Syaiful juga berharap Pokdakan Tunas Harapan dapat berkembang menjadi sentra pembibitan ikan dan mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga : Wisuda Al-Ahgaff: 10 Mahasiswa Sumut Raih Gelar Lc

“ Selain ikan mas, kita juga mendorong pengembangan ikan nila untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengembangan kolam bundar untuk budidaya ikan lele dengan memanfaatkan lahan kosong masyarakat, ” tambahnya.

Ia juga turut mengapresiasi peran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) perikanan yang telah aktif mendampingi kelompok budidaya, sehingga program ini dapat berjalan dengan baik meskipun menghadapi tantangan seperti faktor cuaca yang memengaruhi pertumbuhan ikan.

” Kami akan terus berupaya memberikan dukungan, tidak hanya pada aspek produksi, tetapi juga pemasaran, agar hasil budidaya dapat terserap dengan baik di pasar, ” ucapnya

Ketua Pokdakan Tunas Harapan menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya panen ikan mas di Kolam Air Tenang Desa Marisi yang berjalan dengan baik dan mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah.

“ Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan dukungan dari Pemkab Tapsel, khususnya Dinas Perikanan. Bantuan benih ikan dan pakan yang kami terima sangat membantu kelompok dalam mengembangkan usaha budidaya ini, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses budidaya yang seharusnya dapat dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan mengalami sedikit keterlambatan menjadi kurang lebih 3,5 bulan.

“ Hal ini disebabkan oleh faktor cuaca, terutama curah hujan yang cukup tinggi, sehingga memengaruhi pola makan dan pertumbuhan ikan. Namun demikian, hasil panen saat ini tetap cukup baik dan memberikan semangat bagi kami untuk terus melanjutkan usaha ini, ” jelasnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap dukungan dari pemerintah tidak hanya berhenti pada tahap bantuan, tetapi juga berlanjut pada pembinaan dan akses pemasaran hasil budidaya.

Baca Juga : Parkir Liar Marak di Depan Kanwil Kemenkumham Sumut, Picu Kemacetan

“ Kami berharap ke depan Pokdakan Tunas Harapan dapat berkembang menjadi kelompok yang mandiri, bahkan menjadi sentra budidaya dan pembibitan ikan di daerah ini, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar, ” tutupnya.(Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya