WartaLive.co.id – Minat masyarakat terhadap kue tradisional di pasar kembali meningkat. Jajanan pasar yang dijual dengan harga terjangkau, mulai dari Rp1.000 per buah, kini tidak hanya diminati orang tua, tetapi juga kalangan generasi muda atau Gen Z, (27/01/2026)
Pantauan di pasar tradisional, beragam jenis kue tradisional tersaji di meja dagangan, seperti kue talam, kue lapis, doko-doko, telur gulung, onde-onde, kue lumpur, lemper, hingga klepon yang menjadi favorit pembeli.
Harga murah menjadi daya tarik utama. Dengan uang Rp1.000 hingga Rp10.000, pembeli sudah dapat membawa pulang beberapa jenis kue sekaligus untuk camilan maupun sarapan pagi.
Baca Juga : 912 Warga Hutanabolon Tapteng Jalani Hidup di Tenda Pengungsian
Menariknya, pembeli kue tradisional saat ini didominasi anak muda. Banyak Gen Z yang sengaja datang ke pasar untuk berburu jajanan tradisional, baik karena rasa yang khas maupun pengaruh tren kuliner lokal yang kembali populer di media sosial.
Salah seorang penjual kue tradisional, Sari, mengaku penjualan kue belakangan ini mengalami peningkatan, terutama dari kalangan anak muda.
“Sekarang yang beli bukan cuma orang tua. Anak-anak muda juga banyak. Mereka suka karena rasanya enak dan harganya murah. Kue seperti klepon, kue talam, sama telur gulung biasanya cepat habis,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian pembeli Gen Z tertarik pada kue tradisional karena dianggap lebih alami dan memiliki nilai budaya.
“Ada juga yang bilang suka jajanan jadul. Bahkan ada yang foto-foto dulu sebelum dibawa pulang, katanya buat konten,” tambahnya.
Kondisi ini menjadi angin segar bagi para pedagang kue tradisional di pasar. Selain membantu meningkatkan pendapatan, meningkatnya minat generasi muda juga dinilai dapat menjaga keberlangsungan jajanan tradisional agar tetap eksis di tengah maraknya makanan modern.(Sry)

