Sunday, October 11, 2026

Demo KMI di KPK, Desak Usut Dugaan Pungutan di Madina

Baca Juga

Wartalive.co.id – Sejumlah massa dari Kongres Milenial Indonesia (KMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), (17/4/2026).

Dalam aksi tersebut, mereka mendesak pengusutan dugaan praktik pungutan yang disebut sebagai “uang keamanan” di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

- Advertisement -

Aksi berlangsung dengan orasi dan penyampaian tuntutan secara terbuka. Massa menilai dugaan praktik tersebut berpotensi merusak tata kelola pemerintahan serta memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi daerah.

Baca Juga : Pasar Baru Panyabungan Sepi di Akhir Pekan, Banyak Pedagang Tutup

Koordinator lapangan aksi, Syahrul Romadon Rambe, menyampaikan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pungutan dengan nominal yang tidak sedikit di sejumlah instansi.

“Kami meminta KPK segera melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap dugaan ini. Jangan sampai praktik seperti ini dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya.

Dalam aksinya, KMI juga menyoroti dugaan keterlibatan oknum pejabat daerah, termasuk pada sektor kesehatan. Namun, mereka menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui proses hukum yang objektif dan transparan.

Selain mendesak pemanggilan pihak terkait, massa juga meminta KPK turun langsung ke daerah guna memastikan penanganan kasus berjalan secara profesional. Mereka menilai langkah tersebut penting agar informasi yang beredar dapat diverifikasi secara menyeluruh.

KMI turut menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Mereka menegaskan komitmen untuk terus mengawal isu tersebut hingga ada kejelasan dari aparat penegak hukum.

Lihat Juga : Bupati Madina Usulkan Rute Penerbangan Baru dan Peningkatan Fasilitas Masjid

“Aksi ini menjadi peringatan awal. Jika belum ada tindak lanjut, kami akan kembali dengan aksi lanjutan,” tegas Syahrul.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal maupun instansi terkait mengenai dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut.(Sry)

Sumber: bppkriberantas

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya