Monday, October 12, 2026

Pasar Baru Panyabungan Sepi di Akhir Pekan, Banyak Pedagang Tutup

Baca Juga

Wartalive.co.id – Suasana Pasar Baru Panyabungan tampak berbeda pada akhir pekan. Jika biasanya kawasan ini ramai oleh aktivitas jual beli, kini justru terlihat lengang. Banyak ruko yang tutup dan hanya sebagian kecil pedagang yang tetap membuka usahanya, (18/4/2026)

Pantauan di lokasi, minimnya pengunjung membuat aktivitas pasar tidak seramai hari-hari biasa. Beberapa lorong pasar terlihat sepi, bahkan di sejumlah titik hampir tidak ada transaksi yang terjadi. Kondisi ini juga terlihat pada deretan toko emas, di mana sebagian besar memilih tidak beroperasi.

- Advertisement -

Salah seorang pedagang mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah menjadi hal yang biasa terjadi saat hari libur. “Kalau weekend memang banyak yang tutup. Tapi kadang ada juga yang buka, tergantung masing-masing pedagang,” ujar sindi.

Baca Juga : Bupati Madina Usulkan Rute Penerbangan Baru dan Peningkatan Fasilitas Masjid

Ia menambahkan, sepinya pengunjung membuat sebagian pedagang memilih untuk tidak membuka toko karena dinilai kurang menguntungkan. Terlebih, biaya operasional tidak sebanding dengan potensi penjualan yang didapat saat pasar sepi.

Selain itu, Pedagang menyebutkan bahwa hari libur sering dimanfaatkan untuk beristirahat atau mengurus keperluan keluarga. “Kalau hari biasa kami buka penuh, tapi kalau hari libur seperti ini ya sekalian istirahat. Pembeli juga jarang,” tambahnya.

Kondisi sepi ini juga berdampak pada pedagang kecil seperti penjual aksesoris, pakaian, hingga kuliner ringan yang biasanya mengandalkan keramaian pasar. Mereka mengaku pendapatan menurun drastis dibandingkan hari kerja.

Meski demikian, masih ada beberapa pedagang yang tetap bertahan dengan harapan ada pembeli yang datang. Mereka umumnya menjual kebutuhan pokok atau barang yang masih dicari masyarakat meski di hari libur. Aktivitas bongkar muat barang pun terlihat berkurang, menandakan distribusi barang tidak seintens hari biasa.

Sejumlah warga yang datang ke pasar mengaku memilih berbelanja di hari kerja karena pilihan lebih lengkap. “Kalau hari biasa lebih ramai, jadi barang juga lebih banyak. Kalau weekend seperti ini memang agak sepi,” ujar Akbar seorang pengunjung.

Lihat Juga : Bank Sumut Pilih Tapsel sebagai Pilot Project Pembiayaan UMKM

Kondisi ini menggambarkan bahwa aktivitas ekonomi di pasar tradisional seperti Pasar Baru Panyabungan sangat dipengaruhi oleh hari dan kebiasaan masyarakat. Pada akhir pekan, sebagian warga cenderung menghabiskan waktu di rumah atau beraktivitas di tempat lain, sehingga jumlah pengunjung pasar pun menurun drastis.

Para pedagang berharap kondisi pasar dapat kembali ramai, terutama dengan adanya momen-momen tertentu seperti hari besar atau musim belanja, sehingga roda perekonomian di pasar tetap berjalan dengan baik.(Sry)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya