Wartalive.co.id — Upaya pemerintah dalam mempercepat digitalisasi pendidikan terus berlanjut. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan 17.073 unit papan tulis digital atau Interactive Flat Panel (IFP) ke sekolah-sekolah di Sumatera Utara sebagai bagian dari transformasi pembelajaran berbasis teknologi, (04/01/2026)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa proses distribusi perangkat tersebut hampir sepenuhnya rampung dan ditargetkan selesai pada awal Januari 2026. “Untuk digitalisasi pendidikan di Sumatera Utara, sebanyak 17.073 unit papan interaktif digital sudah terkirim. Saat ini hanya tersisa delapan unit yang masih dalam proses pengiriman,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya, pemanfaatan papan interaktif digital diharapkan mampu memodernisasi metode pembelajaran di sekolah, sekaligus meningkatkan kualitas interaksi antara guru dan peserta didik di dalam kelas.
Baca Juga : Parkir Liar di Jalan Jamin Ginting Keluhkan Konsumen Minimarket
Khusus di Kota Medan, Kemendikdasmen telah menyalurkan 2.047 unit papan interaktif digital ke berbagai satuan pendidikan. Perangkat tersebut didistribusikan ke sejumlah jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, hingga Sekolah Luar Biasa (SLB) serta pusat kegiatan belajar masyarakat.
Abdul Mu’ti juga mengungkapkan bahwa secara nasional, program digitalisasi pendidikan melalui papan interaktif digital telah menjangkau 288.865 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selain digitalisasi, Kemendikdasmen turut melaksanakan revitalisasi satuan pendidikan di Sumatera Utara. Sebanyak 897 sekolah menerima bantuan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp852 miliar. Program tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SLB.
Lihat Juga : Menteri PPPA Tinjau Kondisi Perempuan dan Anak Korban Bencana Tapsel
Dari jumlah tersebut, realisasi pembangunan telah mencapai hampir setengah dari total sasaran. Ratusan sekolah masih dalam tahap pengerjaan, sementara sebagian lainnya telah memasuki tahap akhir hingga selesai sepenuhnya.
Melalui kombinasi program digitalisasi dan revitalisasi sekolah, pemerintah berharap kualitas pendidikan di Sumatera Utara dapat terus meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya proses pembelajaran yang lebih efektif, modern, dan merata di masa mendatang.(Sry)

