Wartalive.co.id – Personel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua pria yang diduga sebagai pengedar, Selasa (21/4/2026).
Informasi dihimpun, pengungkapan kasus ini berkat informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah warung yang juga difungsikan sebagai tempat pencucian kendaraan (doorsmeer) di Desa Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polres Tapsel melakukan penyelidikan, Senin (20/4/2026) dan setelah dilakukan pengintaian, petugas mendapati dua pria berinisial RT (35) dan TBK (29) dengan gerak-gerik mencurigakan di lokasi, yang kemudian kedua pria tersebut diamankan.
Dari tangan salah satu pelaku, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang disimpan dalam kemasan plastik transparan.
Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa plastik klip kosong, alat hisap, serta dua unit telepon genggam.
Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran narkoba hingga ke wilayah pedesaan.
“ Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum kami. Kami akan terus melakukan penindakan tegas dan terukur, ” tegasnya.
Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, sabu tersebut diperoleh dari wilayah Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, yang rencananya akan dijual kembali sekaligus digunakan oleh pelaku.
“ Dari hasil pengembangan sementara, kami juga menemukan satu plastik klip ukuran besar yang berisi sembilan paket kecil sabu siap edar, ” jelasnya.
Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa kedua pelaku tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Polsek Padang Bolak untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres menegaskan, pihaknya terus mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
“ Peran masyarakat sangat penting. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Informasi sekecil apa pun akan sangat membantu dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, ” ungkapnya.(Wan)

