Sunday, October 11, 2026

Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Langkat dan Kadin Sumut akan Optimalkan Komoditas Jagung

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Langkat, H. Syah Afandin, SH, menerima kunjungan silaturahmi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sumatera Utara di Rumah Dinas Bupati Langkat pada hari Senin, 26 Mei 2025. Pertemuan ini dianggap sebagai kesempatan strategis untuk memperkuat kerjasama antara pemerintah daerah dan sektor bisnis dalam mendukung program nasional swasembada pangan, khususnya dalam bidang pertanian jagung.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh H. Muhammad Hidayat Batubara, yang menjabat sebagai Dewan Pembina Kadin Provinsi Sumatera Utara dan juga merupakan mantan Bupati Mandailing Natal. Dalam kesempatan tersebut, Hidayat menyampaikan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengajak Kabupaten Langkat berkolaborasi dalam mewujudkan salah satu program prioritas nasional, yaitu swasembada pangan, yang tercantum dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

- Advertisement -

“Kami dari Kadin Provinsi melihat potensi pertanian di Langkat sangat besar, terutama dalam komoditas jagung. Untuk itu, kami mengajak kerja sama dengan pemerintah daerah agar Langkat bisa menjadi salah satu lumbung jagung Sumatera Utara dan berkontribusi dalam swasembada pangan nasional,” ujar Hidayat Batubara.

Baca Juga : Pemko Medan Ikuti Rakor Bersama Pemprov Sumut dan BGN, Bahas Pembangunan SPPG

Bupati Langkat, Syah Afandin, memberikan respons positif terhadap ajakan tersebut. Ia berpendapat bahwa keberhasilan dalam pembangunan sektor pertanian memerlukan kolaborasi yang erat antar sektor, terutama antara pemerintah dan pelaku usaha.

“Pertanian adalah fondasi ekonomi Langkat. Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Pemerintah tentu akan mendukung selama program ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan tetap dalam koridor hukum,” ujar Syah Afandin.

Selanjutnya, rencana kolaborasi ini akan memanfaatkan lahan pertanian yang terletak di zona pemanfaatan dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Namun, perlu ditekankan bahwa semua kegiatan akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan izin yang berlaku, sambil tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Lihat Juga : Turnamen Bola Voli Komsos Kreatif Koramil 05/Midai Berlangsung Meriah dan Sukses

“Zona pemanfaatan yang memungkinkan aktivitas pertanian akan kami identifikasi. Kami akan pastikan bahwa pengelolaan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem TNGL,” jelas Syah Afandin.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengoptimalkan potensi sektor pertanian di Langkat, terutama dalam upaya meningkatkan produksi jagung sebagai komoditas yang memiliki nilai strategis. Dengan adanya visi yang sejalan antara pemerintah dan sektor usaha, Langkat ditargetkan untuk menjadi daerah percontohan dalam mendukung swasembada pangan, yang pada gilirannya berkontribusi terhadap kedaulatan pangan di tingkat nasional.(Saiful)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya