Monday, October 12, 2026

Enam Nelayan WNI Selamat, Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bakamla RI melalui Stasiun Bakamla Kupang memfasilitasi pemulangan enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Triasmo Sejahtera yang sebelumnya terdampar di perairan Timor Leste. Serah terima ABK dilaksanakan di PLBN Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/1/2026).

Kepala Stasiun Bakamla Kupang Mayor Bakamla Yeanry M. Olang, S.Kom., M.M., menerima secara resmi keenam ABK dari KBRI Dili melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima. Kegiatan tersebut disaksikan Kepala PLBN Motaain, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT wilayah Kabupaten TTS, TTU, Belu, dan Malaka, serta unsur Imigrasi dan instansi terkait lainnya.

- Advertisement -

Minister Counsellor KBRI Dili Nugroho Yuwono Aribhino menjelaskan, pada 3 Januari 2026 pihaknya menerima laporan dari Otoritas Petroleum Nasional Timor Leste (ANP) mengenai enam nelayan WNI yang terdampar di kawasan eksplorasi migas Bayu Undan, Timor Gap. Para ABK mengalami kerusakan mesin saat perjalanan kembali melaut sehingga terombang-ambing beberapa hari di laut dengan keterbatasan logistik.

Baca Juga : Kolaborasi PTAR dan TNI AL Siapkan Tenda Hunian Sementara di Batu Hula Batangtoru

Setelah melihat anjungan migas Bayu Undan, para ABK memberikan sinyal darurat dan dievakuasi oleh kapal MMA Coral milik perusahaan migas Santos. Kapal nelayan yang sempat ditarik kemudian tenggelam akibat cuaca buruk. Selanjutnya, para ABK dibawa ke Dili dan ditampung di shelter KBRI Dili dengan seluruh kebutuhan dasar, layanan kesehatan, serta administrasi pemulangan difasilitasi penuh oleh KBRI.

Mayor Bakamla Yeanry M. Olang menyampaikan, Stasiun Bakamla Kupang telah menerima laporan hilang kontak KM Triasmo Sejahtera sejak 29 Desember 2025. Koordinasi dilakukan secara intensif bersama Kantor SAR Kupang, pihak keluarga, dan instansi terkait hingga diperoleh kepastian keberadaan ABK di Timor Leste, sesuai arahan Kepala Bakamla RI melalui Kepala Zona Bakamla Timur.

“Puji syukur, keenam ABK berhasil ditemukan dalam kondisi sehat dan dapat dipulangkan ke tanah air. Ini merupakan wujud kehadiran negara dalam melindungi warga negara Indonesia, khususnya para nelayan,” ujar Mayor Yeanry.

Bakamla RI juga mengimbau para nelayan agar memastikan kesiapan kapal, kelengkapan dokumen, serta alat navigasi dan komunikasi sebelum melaut guna meminimalkan risiko saat terjadi keadaan darurat.

Lihat Juga : Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polsek Sunggal Gelar Patroli KRYD

Usai serah terima di PLBN Motaain, keenam ABK dibawa ke kantor Dinas Kelautan dan Perikanan setempat untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.

Enam ABK yang dipulangkan terdiri atas satu nahkoda dan lima ABK, yakni Erfan Agus (nahkoda), Alfurkan Kapitan Lamahala, Juslan Tungga, Kamaruddin, Muhaimin Abas, dan Nawwir Gazali.

Sumber : Badarudin Puspen TNI

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya