Wartalive.co.id – Suasana pagi di Kota Padangsidimpuan, Minggu (24/8/2025), berbeda dari biasanya. Pos Lantas Kota dan halaman Gereja HKBP Habinsaran dipenuhi warga yang mengantre dengan rapi. Di tangan mereka, ada kantong belanja kosong, sementara wajah-wajah penuh harap menanti giliran membeli beras dengan harga terjangkau.
Hari itu, Polres Padangsidimpuan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), sebuah langkah nyata dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Tak kurang dari 4 ton beras disiapkan, dibagi dalam 800 karung berukuran 5 kilogram dengan harga Rp58.000 per karung.
“ Alhamdulillah, bisa beli beras dengan harga lebih murah. Biasanya harga di pasar sudah mulai naik, jadi ini sangat membantu, ” ujar Siti seorang ibu rumah tangga yang rela datang sejak pagi ke lokasi.
Baca Juga : 2,1 Kg Ganja Disita, Dua Pelaku Diamankan
Antusiasme masyarakat memang terlihat jelas. Warga dari berbagai penjuru kota datang memenuhi dua titik lokasi yang disiapkan. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang berangkat sendiri, demi memastikan dapur rumah tetap mengepul tanpa harus memikirkan lonjakan harga.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pejabat utama Polres Padangsidimpuan, mulai dari Kasat Reskrim AKP Hasiolan Naibaho, Kasat Lantas AKP Jonni Silalahi, hingga sejumlah perwira lainnya.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga turut andil dalam menjaga stabilitas pangan.
Gerakan pangan murah ini seolah menjadi oase di tengah isu harga pangan yang kerap bergejolak. Dengan harga beras yang stabil, harapannya beban masyarakat berkurang, daya beli tetap terjaga, dan roda perekonomian lokal pun bisa berputar dengan seimbang.
Bagi masyarakat, membawa pulang beras hari itu bukan sekadar belanja harian. Ada rasa lega, ada optimisme baru, bahwa negara melalui aparat kepolisian benar-benar hadir di tengah kehidupan sehari-hari mereka.
Dan di balik setiap karung beras seharga Rp58 ribu yang keluar dari pos penjualan, ada secercah senyum lega, bahwa setidaknya, untuk hari-hari mendatang, dapur mereka tetap bisa mengepulkan asap.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, yang hadir langsung memimpin kegiatan menegaskan, tujuan program ini bukan sekadar menjual beras murah, tetapi menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat.
“ Program beras SPHP bertujuan menjaga harga tetap stabil, menjamin pasokan beras, melindungi daya beli masyarakat, serta mengendalikan inflasi. Dengan begitu, masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, ” kata Kapolres.
Lihat Juga : Insiden di F1 Powerboat Balige, Dua Pembalap Selamat dari Kecelakaan
Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi masyarakat yang antusias mendukung program ini dan akan terus berkolaborasi dengan Bulog agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan berkelanjutan.
” Saya berterima kasih atas antusiasme warga yang begitu besar hari ini. Dukungan masyarakat membuat kami semakin bersemangat untuk melanjutkan program seperti ini ke depan, ” terangnya. (Lds)

