Wartalive.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong seluruh pemerintah kabupaten/kota serta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk memperbanyak penyelenggaraan event olahraga. Menurutnya, kegiatan olahraga bukan hanya wadah kompetisi, tetapi juga sarana efektif untuk melatih sekaligus melakukan regenerasi atlet.
“Perbanyak event, jangan dibatasi. Pemerintah daerah harus memberi dukungan penuh. Atlet kita harus banyak bertanding agar terus terlatih dan muncul generasi penerus yang tangguh,” ujar Bobby Nasution saat menghadiri pelantikan Pengurus KONI Sumut periode 2025–2029 di Regale Convention Hall, Jalan H. Adam Malik No. 66–68, Medan, Selasa (10/6/2025).
Sumut sendiri telah mencatat prestasi membanggakan dengan menempati peringkat keempat dalam ajang PON XXI Aceh-Sumut, di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. Gubernur Bobby berharap raihan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas olahraga di Sumut.
Baca Juga : Diduga Cemburu, Seorang Suami Tega Habisi Nyawa Istri di Medan
Pelantikan hari itu menetapkan Hatunggal Siregar sebagai Ketua Umum KONI Sumut, didampingi oleh Wakil Ketua Umum I Bambang K Wahono, Wakil Ketua Umum II Albadi Sinulingga, Wakil Ketua Umum III Irwan Pulungan, dan Wakil Ketua Umum IV M Syahrir. Selain itu, posisi Sekretaris Umum dipegang oleh Syahrial A Pulungan dan Bendahara Umum oleh M Husaini Almubayyin, bersama 48 pengurus lainnya.
Dalam sambutannya, Bobby juga menegaskan pentingnya peran KONI dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba. Ia menilai olahraga dapat menjadi jalan yang positif untuk menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.
“KONI harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang tak kunjung selesai di Sumut, salah satunya masalah narkoba. Saya harap KONI dapat menjadi garda terdepan dalam pemberantasannya,” katanya.
Lebih lanjut, Bobby mendorong KONI Sumut untuk mengarahkan olahraga sebagai bagian dari industri yang berkelanjutan, dengan menciptakan ekosistem olahraga yang matang dan profesional.
“Di negara lain, olahraga telah menjadi industri. Ekosistemnya mendukung atlet yang telah pensiun tetap aktif di dunia olahraga. Harus ada jalan bagi mereka selain hanya jadi pegawai BUMD atau bahkan menganggur,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah bagi keberhasilan pembinaan olahraga di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
“Tanpa dukungan dari gubernur, bupati, dan wali kota, KONI tidak akan mampu melaksanakan tugasnya secara maksimal. Saya berharap jumlah atlet Sumut terus bertambah dan bisa menjadi tulang punggung tim nasional,” ujarnya.
Lihat Juga : Gubernur Sumut Tinjau Dua Tanggul Rusak di Batubara, Targetkan Perbaikan Segera Dimulai
Ketua Umum KONI Sumut, Hatunggal Siregar, menyampaikan bahwa dalam periode kepengurusan kali ini, terdapat penambahan satu bidang baru, yakni Sarana dan Prasarana (Sarpras), sehingga total pengurus berjumlah 55 orang.
“Penambahan bidang ini merupakan arahan langsung dari Gubernur dan Ketua Umum KONI Pusat agar fasilitas olahraga di Sumut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik,” jelas Hatunggal.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh para Bupati dan Wali Kota se-Sumut, jajaran Forkopimda Sumut, pengurus KONI Pusat, pengurus cabang olahraga provinsi (Pengprov Cabor), pengurus KONI Sumut periode sebelumnya, serta perwakilan OPD terkait dari Pemprov Sumut.(Islino)

