Wartalive.co.id – Aktivitas jual beli di Pasar Tradisional Hutatonga, Kabupaten Tapanuli Selatan, tampak ramai dikunjungi masyarakat pada awal tahun 2026. Meski sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan cukup signifikan, antusiasme warga untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari tetap tinggi.
Pantauan di lokasi, (3/1/2026) sejak pagi hari para pedagang dan pembeli telah memadati area pasar. Beragam komoditas seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, serta sayur-mayur tampak disediakan di lapak-lapak sederhana yang dipayungi terpal.
Kondisi ini menunjukkan pasar tradisional masih menjadi pusat utama pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat setempat.
Baca Juga : Hujan Deras Guyur Sibolga, Warga Aek Doras Waspada
Royani, salah seorang pedagang mengungkapkan bahwa harga bahan pokok, khususnya cabai merah, mengalami kenaikan sejak akhir tahun 2025 dan berlanjut hingga awal 2026. Kenaikan tersebut dipicu oleh pasokan yang terbatas akibat faktor cuaca serta meningkatnya permintaan masyarakat.
“Cabai sekarang naik, tapi pembeli tetap ada. Mau tidak mau masyarakat tetap membeli karena sudah kebutuhan sehari-hari,” ujarnya
Ia juga menambahkan kenaikan harga cabai mencapai 50%, dari 28rb per kilogram melambung jadi 60rb per kilogram
“Tomat, bawang juga naik, tapi tidak terlalu tinggi” Sambungnya
Keramaian Pasar Tradisional Hutatonga ini sekaligus mencerminkan perputaran ekonomi masyarakat yang tetap berjalan di tengah tekanan kenaikan harga. Warga berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang bulan-bulan mendatang (Asrif)

