Monday, October 12, 2026

Infrastruktur dan Ekonomi Rakyat Jadi Prioritas Musrenbang 2027 Kota Padangsidimpuan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Baplitbangda), Jumat (10/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan rencana pembangunan tahunan sebagai penjabaran RPJMD Kota Padangsidimpuan 2025 – 2029, dengan fokus pada penguatan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

- Advertisement -

Musrenbang tersebut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, unsur Forkopimda Kota Padangsidimpuan, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Muhammad Suib Sitorus, Sekda Kota Padangsidimpuan, Rahmat Marzuki Nasution, Kepala Bapperida Provsu Oktavia Siska Yanti, jajaran Perbankan, para Asisten, Staf Ahli, pimpinan OPD, Camat, Ketua TP PKK Ny. Hj. Masroini Letnan Dalimunthe, Ketua DWP Ny. Hj. Minta Rahmat Marzuki, tokoh agama, tokoh masyarakat, Forum Anak, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga : Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Resmi Lantik Jajaran Pejabat Utama Periode 2026-2030

Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe menegaskan Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat, pokok-pokok pikiran DPRD, serta rencana kerja perangkat daerah.

“ Perencanaan pembangunan harus fokus pada program yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat serta didukung data dan indikator kinerja yang terukur, ” tegasnya.

Ia mengungkapkan, capaian pembangunan Kota Padangsidimpuan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 79,19, angka kemiskinan turun menjadi 5,61 persen, dan tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 7,00 persen pada tahun 2025.

Meski demikian, ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan program prioritas yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Wali Kota menambahkan, meskipun indikator makro menunjukkan tren positif, masih terdapat sejumlah tantangan strategis, seperti pemerataan kualitas SDM, peningkatan daya saing ekonomi daerah, serta optimalisasi pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk tahun 2027, Pemko Padangsidimpuan mengusung visi “Bangkit Bersama Mewujudkan Kota Padangsidimpuan MANTAP (Maju, Andal, Nyata, Tangguh, Aman, Profesional)” dengan fokus pada peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi inklusif, dan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel.

Adapun prioritas pembangunan diarahkan pada percepatan pemerataan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan khususnya UMKM, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta pengurangan kemiskinan dan pengangguran. Sektor pendidikan dan kesehatan juga tetap menjadi perhatian utama.

” Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan masukan konstruktif berbasis data, sehingga pembangunan Kota Padangsidimpuan ke depan semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, ” terangnya

Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Muhammad Suib Sitorus yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, menyampaikan, pembangunan tahun 2027 merupakan fase ekspansi yang menitikberatkan pada penguatan hasil pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menambahkan, arah kebijakan pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, penguatan konektivitas wilayah, pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal, serta pembangunan yang inklusif dan tangguh terhadap bencana.

” Pembangunan tidak lagi sekadar berorientasi fisik, tetapi harus mampu menciptakan dampak berkelanjutan dan multiplier effect, ” ujarnya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Srifitrah Munawaroh Nasution menegaskan, Musrenbang merupakan jantung dari perencanaan pembangunan partisipatif.

Ia menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD hasil reses yang menyoroti empat isu utama, yakni pembangunan infrastruktur terintegrasi seperti jalan, jembatan dan drainase, penguatan mitigasi bencana, peningkatan akses layanan dasar, serta penguatan ekonomi lokal melalui UMKM, pertanian perkotaan, dan ekonomi kreatif.

Lihat Juga : Harga Sayur di Pasar Tradisional Sigalangan Kembali Normal, Kini Rp2 Ribu per Ikat

“ Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara lama yang menyebar tipis tanpa hasil nyata. Setiap rupiah harus memberikan dampak luas bagi masyarakat, ” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghindari ego sektoral dalam penyusunan anggaran agar program pembangunan dapat berjalan terintegrasi dan saling mendukung.

Srifitrah memastikan DPRD akan mengawal hasil Musrenbang mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

“ DPRD berkomitmen mengawal, bukan hanya hari ini, tetapi sampai program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ” tegasnya.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya