Wartalive.co.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan pernyataan tegas dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit secara terbuka menolak usulan yang mewacanakan agar institusi Polri ditempatkan di bawah kementerian tertentu
Jenderal Sigit menegaskan bahwa struktur Polri saat ini sudah sangat ideal. Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden memungkinkan institusi ini bekerja secara optimal sebagai alat negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga ketertiban (Harkamtibmas), serta menegakkan hukum secara profesional
“Kami, institusi Polri, menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus,” ujar Jenderal Sigit yang disambut riuh tepuk tangan dari para anggota dewan yang hadir
Baca Juga : Bupati Tapsel Dorong Manajemen Talenta ASN Berbasis Kinerja
Momen menarik terjadi ketika Kapolri mengungkapkan bahwa dirinya sempat menerima pesan singkat melalui WhatsApp yang menanyakan kesediaannya jika jabatan “Menteri Kepolisian” benar-benar dibentuk
Dengan gaya bicara yang lugas, Jenderal Sigit memberikan jawaban yang cukup mengejutkan sekaligus menunjukkan komitmennya terhadap integritas institusi,
“Kalau pun saya yang menjadi Menteri Kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” tegasnya.
Sikap tegas Kapolri ini mendapat respons positif dari peserta rapat. Banyak pihak menilai bahwa menempatkan Polri di bawah kementerian berisiko menarik institusi kepolisian ke dalam ranah politik praktis, yang dapat mengganggu profesionalitas dalam penegakan hukum di Indonesia
Hingga saat ini, posisi Polri tetap sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, yakni berada di bawah Presiden selaku kepala negara(Asrif)
Sumber: Metro tv

