Wartalive.co.id – Harga gas LPG 3 kg di Kota Padangsidimpuan dilaporkan mengalami kenaikan dan kelangkaan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini dikeluhkan warga karena berdampak langsung pada aktivitas memasak sehari-hari, Selasa (16/12/2025)
Salah seorang penjual gas LPG 3 kg di Kamcar Kota Padangsidimpuan mengatakan bahwa kondisi kekosongan gas baru terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ia menduga kelangkaan tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan BBM yang berdampak pada distribusi gas.
“Untuk beberapa hari ini gas di tempat kami kosong. Banyak pembeli yang datang ingin membeli gas, namun stok kami sudah habis. Biasanya pasokan lancar, tapi belakangan ini susah masuk,” ujarnya.
Baca Juga : Sawah Warga Puso, Pemkab Madina Normalisasi Sungai Aek Namora
Menurutnya, keterbatasan distribusi membuat stok yang diterima pedagang jauh lebih sedikit dari biasanya, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Akibatnya, gas cepat habis dan pedagang tidak mampu memenuhi kebutuhan pembeli.
Berdasarkan pantauan di sejumlah warung penjual gas, stok LPG terpantau kosong di beberapa wilayah, seperti kawasan Kamcar dan Sadabuan. Sejumlah pedagang mengaku saat ini kesulitan mendapatkan pasokan gas, sehingga tidak dapat melayani pembelian masyarakat.
Salah seorang warga, Pita, yang biasa membeli gas LPG di warung sekitar tempat tinggalnya, mengungkapkan bahwa harga gas mengalami kenaikan cukup signifikan. Ia menyebutkan, harga gas yang biasanya dibeli seharga Rp25.000 per tabung kini naik menjadi Rp30.000. Selain harga yang meningkat, stok gas di warung juga sangat terbatas.
“Biasanya beli gas Rp25 ribu, tadi jadi Rp30 ribu. Stoknya juga tidak banyak. Kalau tidak ada gas, susah untuk masak,” ujar Pita.
Lihat Juga : Kapolrestabes Medan dan PWI Sumut Komitmen Ciptakan Suasana Nyaman dan Kondusif
Kondisi kelangkaan gas ini membuat warga terpaksa berkeliling mencari tabung LPG di beberapa tempat. Sebagian warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan dan harga gas, agar kebutuhan rumah tangga masyarakat tidak terganggu.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti kenaikan harga dan kelangkaan gas LPG di Kota Padangsidimpuan.(Sry)

