Wartalive.co.id – Sebagai bagian dari upaya memperkuat keharmonisan sosial di tengah keragaman etnis dan budaya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padangsidimpuan mengadakan kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Pencegahan dan Penanganan Konflik Sosial pada Kamis (24/7/2025). Kegiatan ini digelar di Aula Daulay Simorangkir Makodim 0212/TS dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga yang berasal dari Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
Pelaksanaan sosialisasi ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, beserta regulasi turunannya. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam mengenali dan menanggapi potensi konflik sosial secara cepat dan efektif.
Dalam laporan kegiatan, Ketua Panitia Pardiansyah menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan membentuk kesiapsiagaan masyarakat terhadap berbagai potensi konflik, khususnya yang dipicu oleh perbedaan latar belakang suku, agama, ras, dan budaya.
Baca Juga : Pemkab Sergai Dukung Penuh Pengembangan E-sports Daerah
“Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap berbagai potensi konflik, agar tidak berkembang menjadi gangguan sosial yang lebih luas,” jelasnya.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Padangsidimpuan, Mhd Erwin, SH, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial, terlebih di wilayah yang memiliki keberagaman tinggi seperti Kelurahan Sihitang.
“Sihitang merupakan daerah yang luas dan majemuk, ditambah keberadaan kampus seperti UIN, membuat dinamika sosialnya kompleks. Namun, inilah alasan mengapa penting untuk merawat keberagaman dan menyatukan kekuatan antarwarga,” tegas Erwin.
Kegiatan ini turut menghadirkan KBO Intelkam Polres Padangsidimpuan, Iptu Edi Sitompul, sebagai narasumber yang menggarisbawahi pentingnya keterlibatan aktif warga dalam mendeteksi potensi konflik sedini mungkin. Ia juga mengingatkan agar setiap gejala atau indikasi gesekan sosial segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Dukungan terhadap harmoni sosial juga disampaikan perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Padangsidimpuan, Gonang Menrofa, yang mengapresiasi eratnya ikatan sosial di tengah keberagaman masyarakat kota ini.
“Padangsidimpuan adalah rumah bagi berbagai suku dan agama. Namun, hubungan sosial tetap terjaga dengan harmonis. Ini harus terus dirawat dan dijadikan kekuatan bersama,” ungkapnya.
Lihat Juga : Polrestabes Medan Tunggu Hasil Uji Lab Beras, Antisipasi Peredaran Oplosan
Sementara itu, narasumber lainnya, Manaon Lubis, menekankan bahwa keberagaman bukanlah hal yang perlu ditakuti, melainkan bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan bijaksana.
“Kunci utamanya adalah komunikasi dan keterbukaan antarkomunitas,” katanya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kesbangpol berharap masyarakat semakin aktif dalam mencegah potensi konflik serta turut memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah keragaman yang ada. (Tamrin)

