Saturday, October 10, 2026

Kondisi Jalan Pertigaan Kolam Primbana Kian Memprihatinkan, Warga Menagih Janji Pemerintah

Baca Juga

Wartalive.co.id — Kondisi infrastruktur jalan di Kota Medan kembali menjadi sorotan tajam. Jalur krusial di pertigaan Kolam Primbana yang menghubungkan arus kendaraan menuju Jalan Ngumban Surbakti terpantau mengalami kerusakan parah (29/4). Kerusakan ini tidak hanya menghambat laju kendaraan, tetapi juga mulai mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas setiap harinya di kawasan padat tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lubang-lubang di badan jalan kini semakin membesar dan memenuhi hampir seluruh permukaan aspal. Kedalaman lubang yang bervariasi membuat para pengendara, terutama sepeda motor, harus ekstra waspada dan melambatkan laju kendaraannya secara drastis. Hal ini memicu kemacetan panjang, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari saat mobilitas masyarakat sedang tinggi-tingginya.

- Advertisement -

Surya, salah seorang pedagang yang setiap hari berjualan di sekitar lokasi, mengungkapkan keprihatinannya atas pembiaran yang dilakukan pihak terkait. Menurutnya, kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki secara permanen. Ia menyaksikan sendiri bagaimana kerusakan kecil yang awalnya diabaikan kini menjelma menjadi lubang raksasa yang membahayakan.

Baca Juga : FLS3N 2026, SMAN 2 Padangsidimpuan Tampil Gemilang

“Sudah lumayan lama lubang ini, tapi belum ada perbaikan. Awalnya kan lubang ini kecil saja di pinggir, dibiarkan terus makin lebarlah yang ada. Hari ini sudah parah kali, sudah sangat lebar hampir semua jalan,” ujar Surya dengan nada kecewa saat ditemui di sela-sela aktivitas berdagangnya.

Kekecewaan senada juga datang dari masyarakat pengguna jalan. Andri, warga sekitar yang kerap melintasi jalur tersebut, merasa bahwa pemerintah seolah menutup mata terhadap penderitaan warga. Baginya, kondisi jalan yang rusak parah ini sangat berbanding terbalik dengan kewajiban masyarakat dalam memenuhi iuran pajak yang terus ditagih secara rutin.

“Kesal lah melihat jalan rusak begitu dibiarkan. Kita sudah bayar pajak mahal-mahal, tapi yang dikasih jalan rusak. Tidak cuma hanya di situ saja, di setiap jalan di Medan ini banyak jalan rusak, tapi entah kemana pemerintahnya,” tutur Andri dengan tegas mengekspresikan kekesalannya terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum setempat.

Baca Juga : Di Hadapan 367 Wisudawan, Kapolres Padangsidimpuan Sampaikan Pesan Penting Soal Etika dan Pengabdian

Kondisi jalan yang berlubang ini semakin diperparah ketika hujan turun. Genangan air menutupi lubang-lubang jalan, sehingga menciptakan “jebakan maut” bagi pengendara yang tidak hafal medan. Tidak sedikit kendaraan yang mengalami kerusakan pada bagian kaki-kaki atau bahkan pengendara yang terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang yang tidak terlihat karena tertutup air hujan.

Masyarakat berharap agar Pemerintah Kota Medan segera mengambil tindakan nyata sebelum jatuh korban jiwa yang lebih banyak. Perbaikan jalan yang menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam, sangat mendesak dilakukan demi kelancaran ekonomi dan keamanan warga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait mengenai jadwal perbaikan di ruas jalan tersebut.(Febrian)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya