Monday, October 12, 2026

Laporan Penampakan Harimau Sumatera di Padangsidimpuan, BKSDA: Belum Ditemukan Bukti Fisik

Baca Juga

Wartalive.co.id – Warga Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, baru-baru ini digegerkan dengan laporan kemunculan seekor Harimau Sumatera di area kebun milik warga. 

Menyikapi laporan tersebut, tim gabungan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kepolisian, TNI dan Pemerintah Desa melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) dan pengecekan langsung ke lokasi yang diduga menjadi tempat kemunculan satwa dilindungi tersebut, Sabtu (31/5/2025).

- Advertisement -

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain Kapolsek Batunadua AKP T Saragih, SH, Kasat Intelkam AKP Marzuki, SH, Danramil 02 Kota Kapten Inf. Misran Edi Natal Dalimunthe, serta pihak BKSDA Barumun yang diwakili oleh Siti Wahyuna, SP dan Supandi selaku Kepala Resor Barumun I.

Kegiatan dimulai dari rumah Holid Hasibuan, warga Dusun I Desa Pudun Jae yang pertama kali melihat harimau tersebut, dan dilanjutkan ke lokasi kebun di daerah Tor Simaronjat, tempat kejadian tersebut dilaporkan.

Menurut kesaksian Holid Hasibuan, pada Jumat (30/5/2025), sekira pukul 14.00 Wib, ia bersama anaknya, Hamka, siswa kelas IV SD sedang menyadap getah rambung di kebunnya di wilayah Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan.

Saat sedang bekerja, ia mengaku melihat seekor hewan yang diyakininya sebagai Harimau Sumatera. Sontak, ia merasa ketakutan dan segera mengajak anaknya kembali pulang. Sesampainya di rumah, Holid segera melaporkan kejadian ini kepada Perangkat Desa, yang selanjutnya diteruskan ke pihak Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan BKSDA.

Menariknya, dalam musyawarah bersama warga, saksi lain bernama Aldi Hasibuan juga membenarkan bahwa dua minggu sebelumnya ia melihat satwa yang sama di sekitar area tersebut.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, tim tidak menemukan jejak keberadaan harimau, baik berupa jejak kaki, bulu, maupun sarang. Selain itu, tidak ada laporan warga mengenai kehilangan ternak, yang biasanya menjadi indikator keberadaan satwa buas tersebut.

Meski demikian, sebagai langkah antisipatif, tim menghimbau kepada masyarakat agar, tidak pergi ke kebun seorang diri, menghindari pergi ke kebun terlalu pagi atau pulang terlalu sore menyalakan api saat berada di kebun untuk menghindari gangguan satwa liar dan segera melaporkan jika kembali melihat keberadaan harimau dalam kurun waktu satu minggu ke depan. 

Usai konsolidasi, Kepala Seksi VI BKSDA Barumun Wilayah Tapanuli Selatan – Padangsidimpuan Siti Wahyuna, SP, menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan dari perangkat desa terkait dugaan kemunculan Harimau Sumatera di wilayah Tor Simaronjat, Dusun I, Desa Pudun Jae.

” Menindaklanjuti laporan tersebut, kami bersama pihak kepolisian, TNI, dan aparatur desa telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan dari hasil pengecekan hari ini, kami tidak menemukan tanda-tanda keberadaan harimau seperti jejak kaki, bulu, maupun bekas sarang, ” ujar Siti Wahyuna 

Namun katanya, pihak BKSDA tetap menganggap laporan warga sebagai informasi penting dan valid, karena Harimau Sumatera merupakan satwa liar yang memiliki wilayah jelajah luas dan sangat bergantung pada kondisi hutan sekitar. 

Oleh karena itu, kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak pergi ke kebun seorang diri. Bila dalam waktu dekat masih ditemukan tanda-tanda atau penampakan, kami siap memasang camera trap dan bila perlu perangkap untuk memastikan keberadaan serta menjaga keselamatan masyarakat maupun satwa tersebut.

“ Kami juga mengingatkan, Harimau Sumatera adalah satwa dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Maka dari itu, mari kita bersama menjaga keberadaannya dengan tidak melakukan tindakan membahayakan terhadap satwa tersebut, ” sebutnya. 

Sementara, Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Wira Prayatna melalui Kapolsek Batunadua AKP T Saragih, membenarkan adanya laporan dari warga terkait dugaan kemunculan satwa liar berupa harimau Sumatera di area perkebunan karet milik warga.

“ Kami telah menerima laporan dari salah satu warga, Holid Hasibuan, mengenai adanya penampakan hewan yang diduga harimau di kebun karet miliknya. Lokasi kejadian berada di wilayah Desa Pudun Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, yang berbatasan langsung dengan perkebunan masyarakat, ” ujar AKP T Saragih

 IPTU Andi.

Pihak kepolisian, lanjutnya, telah berkoordinasi dengan pihak BKSDA untuk melakukan pengecekan awal di lokasi bersama perangkat desa dan warga sekitar. Saat ini, belum ditemukan jejak atau tanda-tanda yang mengonfirmasi keberadaan , namun laporan tersebut dianggap serius.

“ Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menindaklanjuti laporan ini secara profesional. Kami juga mengimbau warga untuk tidak panik, namun tetap waspada. Hindari aktivitas sendirian di kebun, terutama pada pagi dan sore hari, ” tambahnya. (LDS)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya