Monday, October 12, 2026

Libur Panjang Picu Macet Parah di Pajak Pancur Batu, Arus ke Berastagi Membludak

Baca Juga

Wartalive.co.id — Kemacetan panjang terjadi di kawasan Pajak Pancur Batu, pada Kamis, (14/5). Kepadatan kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari dan terus meningkat hingga sore. Arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi, dan kendaraan umum yang bergerak menuju arah Berastagi, Kabupaten Karo, untuk memanfaatkan libur panjang pada 14 hingga 17 Mei.

Libur panjang tersebut terjadi karena tanggal 14 dan 15 Mei merupakan hari libur nasional, yang kemudian berlanjut dengan akhir pekan Sabtu dan Minggu pada 16 hingga 17 Mei. Kondisi itu membuat masyarakat dari Kota Medan dan sekitarnya memilih pergi berlibur ke kawasan pegunungan Berastagi yang dikenal memiliki udara sejuk dan sejumlah lokasi wisata favorit.

- Advertisement -

Antrean kendaraan tampak mengular sejak simpang menuju pusat Pajak Pancur Batu. Beberapa pengendara bahkan harus menghabiskan waktu lebih dari setengah jam hanya untuk melewati kawasan pasar tersebut. Selain tingginya volume kendaraan, aktivitas pasar tradisional dan kendaraan yang berhenti di pinggir jalan juga turut memperparah kemacetan.

Padatnya kendaraan membuat laju lalu lintas tetap tersendat. Bunyi klakson kendaraan terdengar hampir sepanjang hari, sementara sejumlah pengendara memilih berhenti sejenak di tepi jalan untuk beristirahat.

Baca Juga : Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan Tahun 2026

Seorang pedagang sayur di kawasan Pajak Pancur Batu, Ginting, mengatakan kondisi macet seperti ini hampir selalu terjadi ketika memasuki musim libur panjang. Menurutnya, jumlah kendaraan pada tahun ini terlihat lebih ramai dibanding hari biasa karena banyak masyarakat ingin berwisata ke Berastagi.

“Dari pagi tadi sudah padat sekali. Orang-orang mau ke Berastagi semua karena libur panjang. Pembeli jadi susah parkir dan jalan kaki juga susah karena kendaraan penuh terus,” ujar Bu Ginting, seorang pedagang perempuan bersuku Karo yang sudah berjualan di kawasan tersebut selama belasan tahun.

Sementara itu, seorang warga setempat bernama Robet mengatakan kemacetan panjang juga membuat aktivitas masyarakat sekitar terganggu. Ia menyebut warga yang tinggal di dekat jalan utama harus lebih berhati-hati karena kendaraan terus bergerak rapat hingga malam hari.

“Kalau sudah musim libur begini memang selalu macet, tapi sekarang lebih panjang dari biasanya. Kami yang tinggal di sini kadang susah keluar masuk rumah karena jalan penuh kendaraan menuju arah Karo,” kata Robet, warga yang tinggal di sekitar Pancur Batu.

Baca Juga : Bupati Asahan Buka Jambore Gerakan Pramuka Cabang Asahan Tahun 2026

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan aparat terkait dapat mencari solusi untuk mengurangi kemacetan di jalur Medan–Berastagi, terutama saat libur panjang. Selain pengaturan lalu lintas, warga juga berharap adanya penertiban parkir di sekitar pasar agar arus kendaraan menuju kawasan wisata Karo dapat berjalan lebih lancar.(Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya