Wartalive.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmennya untuk melakukan transformasi layanan pertanahan. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus kepuasan masyarakat sebagai pemohon layanan.
“ Kita akan berfokus pada bagaimana transformasi dan percepatan pelayanan. Karena, seperti yang kami sampaikan bahwa tugas pokok kita di Kementerian ATR/BPN ini adalah layanan di bidang pertanahan, ” ujar Menteri Nusron saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) di Kantor ATR/BPN, Jakarta, kemarin.
Rapim ini diikuti oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN secara luring, sementara itu, Kepala Kanwil BPN dan Kepala Kantah dari seluruh Indonesia mengikuti secara daring.
Baca Juga : STPN Sleman Yogjakarta Cetak 624 Lulusan Baru Bidang Pertanahan
Nusron menjelaskan, transformasi yang dimaksud, salah satunya dengan memangkas birokrasi dalam setiap layanan pertanahan. Penyederhanaan prosedur diyakini dapat mempercepat pelayanan sekaligus meningkatkan kepuasan publik.
Selain itu, Nusron juga menekankan pentingnya penataan struktur organisasi di tingkat Kantor Wilayah (Kanwil) BPN maupun Kantor Pertanahan (Kantah).
Perubahan struktur akan disesuaikan dengan beban layanan dan luas wilayah kerja agar efektivitas sumber daya manusia (SDM) semakin optimal.
“ Namun, proses simplifikasi ini tidak boleh mengurangi dimensi keakuratan, dimensi kehati-hatian, ketaatan, dan kepatuhan terhadap aturan, ” tegasnya.(Wan/LB)

