Wednesday, October 14, 2026

Menteri Pertanian Beberkan Penyebab Produksi Padi RI Turun

Baca Juga

Jakarta-Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman membeberkan penyebab produksi padi dalam negeri turun.

Pertama, fenomena El Nino yang menyebabkan kekeringan berkepanjangan hingga Juni mendatang. Kedua, ketersediaan pupuk yang hanya 50 persen dari kebutuhan.

- Advertisement -

“Karena harga bahan baku pupuk tingkat dunia anik dua kali lpat sehingga kuantumnya turun 50 persen,” katanya dalam Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idulfitri di Jakarta, Senin (1/4).

Baca Juga : 40.541 Formasi Kemendikbudristek, MenPAN-RB Tekankan 3 Hal

Adapun penyebab ketiga, sistem dan izin pengambilan pupuk subsidi. Amran mengatakan ada 20 persen petani terutama di Papua dan Kalimantan yang tidak bisa mengambil pupuk subsidi.

Untuk mengatasi penurunan produksi, Amran mengatakan solusi cepat yang pihaknya lakukan adalah dengan memompa air sungai ke sawah. Kementan pun menggelontorkan Rp5,8 triliun untuk membeli pompa. Ia mengatakan pompanisasi merupakan solusi cepat dibanding cetak sawah yang baru bisa panen dua hingga tiga tahun kemudian.

“Kalau pompanisasi satu minggu kemudian bisa menghasilkan pangan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar mengatakan produksi beras nasional akan mencapai puncaknya pada April mendatang. Puncak produksi tahun ini mundur dari tahun-tahun sebelumnya yang biasa pada Maret.

“Sehingga estimasi beras surplus akan terjadi di Maret, April, dan Mei,”katanya.(JC)

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

Pemkab Asahan dan Pengelola Lakukan Koordinasi dan Evaluasi Program MBG

Wartalive.co.id, ASAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama pengelola pihak terkait melakukan koordinasi sekaligus evaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi...

Artikel Menarik Lainnya