Monday, October 12, 2026

Nahas, Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia Hanyut di Sungai PAM Tanjung Beringin

Baca Juga

Wartalive.co.id – Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun dilaporkan telah hanyut di Sungai PAM, yang terletak di Dusun I, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, pada hari Jumat, 30 Mei 2025, siang hari.

Korban, yang dikenal dengan inisial R, merupakan putra dari pasangan Aswat, seorang nelayan berusia 47 tahun, dan Repi, seorang ibu rumah tangga berusia 40 tahun, yang berasal dari Pulau Nias. Keluarga tersebut tinggal di Dusun I, Desa Pekan Tanjung Beringin.

- Advertisement -

Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Pamilu Hutagaol, SH., MH., beserta anggotanya segera menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB. Proses pencarian dilakukan secara intensif, melibatkan masyarakat setempat, personel Sat Polair, anggota Koramil 11 Tanjung Beringin, serta dukungan dari aparat marinir yang menggunakan perahu karet.

Baca Juga : 9 Armada Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hotel Danau Toba Internasional

Berdasarkan keterangan dari saksi, peristiwa ini dimulai ketika korban meminta izin kepada ayahnya, yang sedang memperbaiki jaring di Tangkahan milik seorang warga bernama Pian, untuk bermain bersama teman-temannya. Sekitar pukul 13.00 WIB, ayah korban mulai mencari keberadaan anaknya dan menerima informasi bahwa R sempat terlihat melambaikan tangan di sekitar sampan milik Wak Leli.

Mendapatkan informasi tersebut, ayah korban segera berteriak meminta bantuan dari warga setempat. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai secara manual serta menggunakan perahu. Sekitar pukul 16.10 WIB, korban ditemukan di tepi Sungai PAM dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Korban segera dibawa ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia sekitar pukul 17.00 WIB.

Rencananya, pemakaman jenazah korban dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 31 Mei 2025, pukul 11.00 WIB di kampung halamannya.

Proses evakuasi dan pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk personel Satuan Polisi Air, aparat Marinir, Kepala Dusun I Desa Pekan Tanjung Beringin, Hermanto Deli Munthe, serta masyarakat setempat yang memberikan bantuan secara sukarela.

Kapolsek Tanjung Beringin, AKP Pamilu Hutagaol, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan memastikan bahwa insiden tersebut telah ditangani sesuai dengan prosedur yang berlaku. Tindakan yang telah diambil mencakup olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan terhadap saksi-saksi, serta pelaporan kepada pihak pimpinan.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kami bergerak cepat bersama seluruh unsur untuk melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujar AKP Pamilu Hutagaol saat dikonfirmasi di Mapolsek.

Lihat Juga : Siswa SMKN 1 Padang Panjang Raih Mendali di Ajang LKS 2025

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih waspada dan melarang anak-anak mereka untuk bermain di sungai, khususnya di area yang memiliki arus yang kuat dan kedalaman yang dapat membahayakan.

“Kami harap warga bisa lebih menjaga anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.(Ananda)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya