Tuesday, October 13, 2026

Nekat, Pemotor Bongkar Pembatas Jalan di Ngumban Surbakti

Baca Juga

Wartalive.co.id — Aksi tidak terpuji dilakukan oleh sejumlah pengendara sepeda motor di kawasan Jalan Ngumban Surbakti, Medan, pada Rabu (28/01) malam. Para pengendara nekat menerobos dan membongkar paksa road barrier atau palang jalan milik kepolisian yang sengaja dipasang untuk mengatur arus lalu lintas. Aksi ini memicu kekacauan di jalanan karena mengabaikan aturan yang telah ditetapkan demi kepentingan pribadi.

Penutupan putaran arah tersebut sebenarnya dilakukan oleh pihak kepolisian bukan tanpa alasan. Berdasarkan evaluasi lalu lintas, titik tersebut menjadi sumber kemacetan yang cukup rumit jika dibiarkan terbuka. Volume kendaraan yang tinggi seringkali terkunci di titik tersebut, sehingga polisi memutuskan untuk menutupnya demi kelancaran arus kendaraan secara umum di sepanjang ruas jalan Ngumban Surbakti.

- Advertisement -

Namun, alih-alih mematuhi rambu, puluhan pengendara motor justru terlihat bekerja sama membongkar sebagian palang jalan tersebut agar motor mereka bisa lewat. Mereka dengan sengaja menggeser pembatas jalan agar tercipta celah sempit yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Hal ini dilakukan hanya agar mereka tidak perlu menempuh jarak yang lebih jauh untuk mencari putaran arah resmi yang berada di depan.

Baca Juga : Pemulihan Pascabencana, Wali Kota Padangsidimpuan Serahkan Bantuan Warga

Yuni, salah seorang pedagang yang setiap hari berjualan di sekitar lokasi kejadian, memberikan kesaksiannya terkait perilaku nakal para pengendara tersebut. Menurut Yuni, aksi pembongkaran ini bukanlah kejadian spontan, melainkan kesengajaan yang dilakukan secara sadar. Para pengendara seolah tidak peduli dengan risiko kecelakaan maupun dampak kemacetan yang ditimbulkan bagi orang lain.

“Orang-orang yang menerobos itu memang sengaja. Mereka buka sebagian palangnya supaya motor bisa masuk dan tidak perlu mutar lebih jauh. Padahal kalau mau sabar sedikit, di depan sana ada putar arah yang memang sudah disediakan tempatnya,” ujar Yuni saat ditemui di lapak dagangannya pada Rabu malam.

Yuni juga mengungkapkan bahwa pihak berwenang, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub), sebenarnya tidak tinggal diam melihat kerusakan fasilitas umum tersebut. Setiap pagi, petugas Dishub rutin datang ke lokasi untuk merapikan kembali dan memperbaiki posisi road barrier yang berantakan akibat ulah oknum pengendara pada malam sebelumnya.

Lihat Juga : Antrean BBM di SPBU Sitamiang Meledak, Mengular hingga Jl. Arif Rahman Hakim

Ironisnya, upaya perbaikan yang dilakukan petugas di pagi hari seolah menjadi sia-sia ketika hari mulai gelap. Yuni menyebutkan bahwa siklus pengrusakan ini terus berulang. “Setiap pagi Dishub memperbaiki palang yang sengaja dibuka sama pengendara itu, tapi kalau sudah malam, ya dibuka lagi sama mereka yang melanggar,” tambahnya.

Aksi egois para pengendara motor ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan pengguna jalan lain yang tertib. Masyarakat berharap agar pihak kepolisian mengambil tindakan lebih tegas, seperti penempatan personel di jam-jam rawan atau pemberian sanksi tilang di tempat, guna memberikan efek jera bagi para pelanggar yang terus merusak fasilitas pembatas jalan tersebut.(Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya