Saturday, October 10, 2026

Parkir Menyerong Kembali Marak di Titi Bobrok, Penertiban Dishub Seolah Tak Berbekas

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi arus lalu lintas di kawasan Titi Bobrok, Medan, kembali menjadi sorotan pengguna jalan pada Kamis (26/3) sore. Meski beberapa waktu lalu tim Dinas Perhubungan (Dishub) melalui Tim Cakrawala telah melakukan penertiban secara tegas, praktik parkir kendaraan yang memakan badan jalan kembali berulang di lokasi tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan deretan kendaraan roda empat masih terparkir dengan posisi menyerong. Padahal, sesuai dengan aturan ruang milik jalan dan instruksi penertiban sebelumnya, kendaraan seharusnya diparkir sejajar atau memanjang agar tidak mempersempit lajur kendaraan yang melintas.

- Advertisement -

Kondisi ini memicu penyempitan jalan yang cukup signifikan, mengingat kawasan Titi Bobrok merupakan salah satu titik simpul kepadatan di Kota Medan. Keberadaan mobil yang parkir menyerong membuat ruang bagi kendaraan lain yang melintas menjadi terbatas, sehingga kemacetan panjang sulit dihindari terutama pada jam sibuk.

Baca Juga : Pastikan Pelayanan Publik Berjalan dengan Baik Pasca Idulfitri, Bupati Asahan Sidak Instansi dan Puskesmas

Seorang warga sekitar, Wendi, mengungkapkan keresahannya terhadap ketidakteraturan ini. Menurutnya, tindakan tegas yang dilakukan petugas beberapa waktu lalu seolah diabaikan oleh para oknum petugas parkir (jukir) yang bertugas di lapangan saat ini.

“Kemarin tim Dishub sebenarnya sudah datang ke situ menertibkan parkirannya. Kami sempat merasa lega karena jalan jadi lebih luas dan rapi,” ujar Wendi saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi pada Kamis sore.

Namun, Wendi menyayangkan sikap para oknum jukir yang kembali menerapkan sistem parkir menyerong demi menampung lebih banyak kendaraan. Ia menyebutkan bahwa situasi akan semakin parah saat memasuki waktu malam hari karena volume kendaraan pengunjung di kawasan kuliner tersebut meningkat tajam.

Lihat Juga : Tingkat Kehadiran ASN di Pemkab Asahan Capai 98 Persen, Bupati Beri Apresiasi

“Di Titi Bobrok ini kalau menjelang malam ramai sekali parkiran mobil. Saking tidak teraturnya, parkiran bisa sampai dua baris memakan badan jalan. Ini masih juga dilakukan sama oknum jukirnya meski sudah pernah dilarang,” tambah Wendi.

Masyarakat berharap agar pihak Dishub Medan tidak hanya melakukan penertiban sesaat (insidentil), melainkan adanya pengawasan rutin di titik-titik rawan tersebut. Hal ini diperlukan agar para jukir jera dan patuh terhadap aturan parkir memanjang demi kenyamanan seluruh pengguna jalan di Kota Medan. (Febrian)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya