Wartalive.co.id – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Padangsidimpuan menggelar aksi Pramuka Peduli Bencana untuk membantu warga terdampak banjir. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus Kwarcab, Dewan Kerja, serta anggota Pramuka Penegak dan Pandega se-Kota Padangsidimpuan. Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Maret 2025.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, anggota Pramuka turun langsung ke lokasi banjir untuk membantu warga membersihkan rumah, sekolah, jalan umum, serta fasilitas lainnya yang terdampak. Beberapa wilayah yang menjadi fokus bantuan antara lain Nusa Indah, Kampung Marancar, Ujung Padang, Komplek Sidimpuan Baru, Jalan Kenanga Gang Afiat, Sikoring-koring, hingga SMA PR.
Ketua Harian Gerakan Pramuka Kota Padangsidimpuan, Kak Drs. Ibnu Hajar Tarigan, M.Pd., menyampaikan harapannya agar seluruh anggota Pramuka, mulai dari adik-adik hingga kakak-kakak pembina dan andalan, turut serta membantu masyarakat yang terkena musibah.
Baca Juga : Hari Kedua Pencarian Basarnas Terhadap Dua Korban Banjir Hilang di Padangsidimpuan
“Harapan saya, seluruh anggota Pramuka dapat berpartisipasi dalam aksi ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Kak Ibnu Hajar.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Pramuka di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan semangat dan sedikit menghibur warga yang mengalami kesulitan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa masih ada saudara-saudara mereka yang peduli. Selain membantu masyarakat, aksi ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam upaya pemulihan pasca-bencana,” tandasnya.
Dengan mengamalkan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka, khususnya “Rela Menolong dan Tabah”, aksi ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik Pramuka. Mereka begitu sigap dan ikhlas membantu kami membersihkan rumah serta fasilitas umum,” ujar salah satu warga Nusa Indah.
Lihat Juga : Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Pelabuhan Belawan Gelar Patroli Skala Besar saat Sahur
Diketahui, hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air meningkat, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah pada 13 Maret 2025. Akibatnya, banyak infrastruktur yang rusak dan aktivitas masyarakat pun terganggu.
Dengan adanya aksi Pramuka Peduli Bencana ini, diharapkan kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih dan bangkit kembali.(Juara)

