Sunday, October 11, 2026

Pemko Padangsidimpuan dan PUPR Provsu Tinjau Parit Tersumbat Material Longsor

Baca Juga

Wartalive.co.id – Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan bersama Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara (Provsu) melakukan peninjauan langsung ke lokasi parit yang tertimbun material longsoran material tanah, batu dan kayu dari perbukitan di sekitaran Jalan Nasional Lingkungan Tanggal, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Jumat (23/5/2025).

Peninjauan tersebut dilakukan guna mendata kerusakan untuk dilakukan penanganan dan perbaikan, mengingat parit tersebut telah tersumbat material, sehingga menghentikan aliran air yang sebagaimana besar untuk kebutuhan persawahan warga, sekaligus mencegah luapan air dari parit ke badan jalan bila hujan turun, yang akan merusak insfrastruktur jalan.

- Advertisement -

Dalam peninjauan tersebut hadir Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Padangsidimpuan Rahuddin Harahap, Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim), sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Imbalo Siregar, Kadis Lingkungan Hidup (LH) Ir. Armin Siregar, Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Iriansyah dan Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) PUPR Provsu Padangsidimpuan Datsur Hasibuan.

Baca Juga : Polres Medan Tangkap Dua Pria Pengedar Sabu, Salah Satu Pelaku Residivis Narkotika

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Padangsidimpuan Rahuddin Harahap mengatakan kegiatan peninjauan ini disamping melaksanakan langkah pembersihan parit melalui gotong royong bersama, juga sebagai respons cepat atas laporan warga terkait tersumbatnya aliran air akibat timbunan material longsor yang menutup sebagian besar saluran parit di wilayah tersebut.

” Ini atas perintah Wali Kota Padangsidimpuan untuk merespon segala keluhan warga. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena  dikhawatirkan dapat menyebabkan genangan atau banjir apabila tidak segera ditangani secepatnya, ” ujar Rahuddin.

Ia menegaskan, pentingnya kolaborasi seluruh OPD terkait dengan instansi lintas sektor untuk percepatan penanganan dan tindak lanjut ke depan setelah parit tersebut dibersihkan dari material longsor guna mencegah kejadian serupa di waktu-waktu mendatang.

” Peninjauan ini bukan hanya sebatas untuk ornanganannya saja. Tetapi juga nenunjukkan bagaimana pemerintah selalu hadir ke tengah masyarakat dam bisa merespon segala keluhan masyarakat pasca bencana beberapa waktu lalu, ” katanya.

Kadis Perkim sekaligus Plt Kadis PUPR Kota Padangsidimpuan Imbalo Siregar, menyatakan, kehadiran pihaknya dalam peninjauan lokasi bekas longsoran yang mentup saluran parit tersebut guna mengecek dampak kerusakan dinding parit akibat tersapu longsoran material tanah, batu dan kayu-kayuan besar.

” Kami sedang mendata dampak kerusakannya dan menang ada beberapa meter dinding beton parit yang jebol. Ke depannya bila anggaran memungkinkan, perlu kita rehabilitasi kembali, agar bila hujan turun, luapan air tidak tumpah ke jalan, ” kata Imbalo.

Sementara Kadis LH Kota Padangsidimpuan Ir. Armin Siregar, menyatakan, longsor yang terjadi tidak terlepas dari faktor lingkungan yakni, rapuhnya pengikat tanah oleh akar pepohonan diakibatkan adanya penebangan pohon di atas perbukitan sehingga begitu hujan turun, air merembes ke dalam tanah dan terjadi longsor.

” Selain penanganan pasca longsor, langkah preventif juga perlu diambil guna mengantisipasi kejadian serupa ke depan yang kini sedang di programkan melalui penanaman pohon di kawasan perbukitan yang rawan longsor, serta penguatan lereng dengan metode konservasi lingkungan. Ini penting agar kawasan tersebut memiliki daya tahan terhadap hujan deras dan tidak mudah longsor, ” ujar Armin.

Sedangkan Plt Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedi Iriansyah, menyampaikan, pihaknya telah melakukan asesmen cepat di lokasi dan mencatat kejadian ini sebagai bagian dari data bencana hidrometeorologi yang rutin dipantau BPBD, terutama pasca bencana.

“ Dari hasil asesmen awal, longsoran dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu, serta kondisi lereng yang tidak stabil. Kami sudah memasukkan lokasi ini dalam daftar wilayah rawan bencana untuk ditindaklanjuti dalam perencanaan mitigasi ke depan, ” ujar Dedi.

Lihat Juga : Delegasi Luar Negeri Bangga Berkontribusi Dalam GEMES ke-8 di Medan

Sementara itu, Kepala UPT PUPR Provsu Padangsidimpuan, Datsur Hasibuan, menyampaikan, pihaknya akan segera melaporkan kondisi lapangan kepada Dinas PUPR Provsu sebagai dasar tindak lanjut dalam mendukung perbaikan bila ada infrastruktur yang terdampak.

” Parit ini merupakan bagian dari sistem drainase yang berada di tepi jalan nasional, sehingga menjadi perhatian kami untuk segera dikoordinasikan ke Provinsi, ” terang Datsur sembari menyerbutkan, UPT PUPR Padangsidimpuan siap berkolaborasi dengan Pemko Padangsidimpuan dan OPD terkait untuk memastikan infrastruktur jalan dan saluran air tetap berfungsi optimal, serta mencegah risiko kerusakan lebih lanjut akibat bencana serupa, ” terang Datsur. (Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya