Monday, October 12, 2026

Pemprov Sumut Percepat Infrastruktur, Perkuat UHC, dan Digitalisasi Sekolah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Temu Pers dengan tema “Capaian dan Akselerasi Program Prioritas, Proyek Strategis, dan Kegiatan Unggulan Daerah” pada hari Rabu, (21/01/2026). Acara yang bertujuan untuk mensosialisasikan pencapaian visi dan misi pembangunan berorientasi hasil ini dilaksanakan di Lobby Dekranasda Lantai 1, Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, S.Sos., M.SP., menyampaikan bahwa kebijakan pembangunan tahun 2026 akan menitikberatkan pada introspeksi serta percepatan pemulihan pasca-bencana. Pemerintah secara khusus memberikan perhatian tambahan kepada lima kabupaten/kota yang terdampak guna memastikan stabilitas wilayah dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut kembali pulih.

- Advertisement -

Adapun lima wilayah yang menjadi fokus penanganan tersebut meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat. Penambahan alokasi program di wilayah-wilayah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana yang sempat menghambat aktivitas sosial dan ekonomi warga setempat.

Baca Juga : Pengamanan Perbankan dan Jasa Keuangan Diperkuat, Polres Padangsidimpuan Teken MoU

Di sektor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dr. Dikky menegaskan bahwa prioritas utama adalah mempercepat perbaikan infrastruktur vital seperti jalan, rumah ibadah, sekolah, dan bangunan umum lainnya. Langkah ini didukung oleh kebijakan Gubernur Sumatera Utara yang beberapa pekan lalu meminta pengembalian dana Transfer Ke Daerah (TKD) agar proses pemulihan fisik di wilayah terdampak dapat segera teratasi tanpa kendala anggaran.

Selain fokus pada bencana, Pemprov Sumut juga memaparkan capaian di sektor kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang telah berhasil diraih sejak 1 Oktober 2025. Meski telah mencapai target kepesertaan, pemerintah mengakui masih adanya kendala di lapangan, terutama laporan mengenai rumah sakit yang menolak pasien yang berobat hanya dengan membawa KTP.

Menanggapi kendala tersebut, Dr. Dikky menyatakan bahwa Pemprov Sumut berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan layanan secara menyeluruh. Pemerintah kini menyediakan layanan pengaduan khusus bagi masyarakat untuk melaporkan rumah sakit yang masih enggan mendukung program UHC, sehingga hak kesehatan masyarakat dapat terjamin tanpa hambatan birokrasi yang rumit.

Lihat Juga : Zikir Akbar Sejuta Sholawat Padati Masjid Raya Nurul Iman

Memasuki tahun 2026, pemerintah daerah menetapkan periode ini sebagai masa penyempurnaan bagi program-program unggulan yang sudah berjalan. Evaluasi ketat terus dilakukan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan, mulai dari kesehatan hingga infrastruktur, memberikan dampak nyata dan hasil yang maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Utara.

Terakhir, pada sektor pendidikan, Pemprov Sumut melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan menargetkan seluruh jenjang sekolah, mulai dari SMA, SMK, hingga SLB, teraliri listrik dan internet. Langkah ini diambil karena digitalisasi pembelajaran dianggap sebagai elemen krusial di era modern, guna memastikan kualitas pendidikan yang merata dan kompetitif bagi generasi muda di Sumatera Utara.(Febrian)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya