Wartalive.co.id – Setelah penantian panjang selama 15 tahun, Desa Lantosan Rogas, Kecamatan Angkola Timur, akhirnya dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Pengajian Akbar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kasih Ibu yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal, di Desa Lantosan Rogas Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel, Minggu (12/4/2026).
Kegiatan religius tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Ribuan jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Angkola Timur tampak antusias memadati lokasi acara.
Momentum ini pun menjadi sejarah tersendiri bagi Desa Lantosan Rogas yang dikenal sebagai salah satu wilayah terjauh di Kecamatan tersebut.
Acara dihadiri Staf Ahli PKK Kabupaten Tapsel Ny. Zakia Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua Dharma Wanita Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Asisten I Hamdan Zen, Kadis PP & PA Hubban Tarmiji, serta sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat.dan jamaah pengajian wirid yasin se-Kecamatan Angkola Timur.
Baca Juga : Wali Kota Padangsidimpuan Tinjau Huntap, Tekankan Hunian Aman bagi Korban Bencana
Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf karena bupati tidak dapat hadir akibat agenda di luar daerah.
Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
“ Masih dalam suasana Syawal, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. Aspirasi masyarakat sudah kami catat, termasuk persoalan jalan menuju desa ini yang Insya Allah akan terus kami perjuangkan, ” ujar Wakil Bupati.
Ia menegaskan, pembangunan wilayah terpencil menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Akses jalan menuju Lantosan Rogas yang masih penuh tantangan, menurutnya, akan terus diupayakan perbaikannya, termasuk penyediaan sarana air bersih.
“ Satu tahun kepemimpinan pasangan BAGUSI memimpin Tapsel, berbagai aspirasi terus kami upayakan untuk diperbaiki. Doakan kami istiqomah membangun Tapsel, ” tambahnya.
Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan, terutama dalam masa pemulihan pasca bencana yang melanda Tapsel.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas respons cepat dalam penanganan bencana.
“ Dengan niat baik dan kebersamaan, kita yakin mampu melalui masa sulit ini, ” katanya.
Tokoh masyarakat Lantosan Rogas, Tongku Parlaungan, mengungkapkan rasa haru dan bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut di desa mereka.
“ Kami tidak menyangka acara ini akan seramai ini. Setelah 15 tahun, baru kali ini Desa Lantosan Rogas dipercaya menjadi tuan rumah. Ini kebanggaan besar bagi masyarakat kami, ” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua BKMT Kasih Ibu Kecamatan Angkola Timur, Hj. Dewi Darma Ritonga, menyebut kegiatan tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi desa tersebut.
“ Selama 15 tahun BKMT berjalan, baru kali ini Camat sampai menginap di Lantosan Rogas demi suksesnya acara. Walaupun disebut desa di ujung Tapsel, jika hati terpaut kepada pengajian maka tidak ada yang terasa jauh, ” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, mulai dari anak-anak hingga naposo bulung, yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan, termasuk dalam penyembelihan lembu sebagai bentuk kebersamaan.
Camat Angkola Timur, Ahmad Yunansyah Lubis, turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempersiapkan kegiatan sejak malam hari.
“ Mudah-mudahan keikhlasan seluruh tamu yang hadir membawa berkah, diangkat segala penyakit dan dicatat sebagai amal ibadah bagi kita semua, ” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memberikan apresiasi kepada rombongan pengajian yang hadir paling cepat yakni Pengajian Wirid Yasin Al Hidayah Pasar Pargarutan, serta rombongan dengan jumlah jamaah terbanyak yaitu Pengajian Wirid Yasin Al Huda Sibiobio Julu dengan 35 jamaah. Keduanya menerima tambahan bantuan transport sebesar Rp150 ribu.
Lihat Juga : Jembatan Vital Dibenahi, Polisi dan Warga Kompak Bergotong Royong
Selain itu, diserahkan sejumlah bantuan, di antaranya bantuan pribadi Ketua BKMT Kecamatan Angkola Timur sebesar Rp1 juta untuk pelaksanaan pengajian, bantuan Al-Qur’an dan Iqro bagi masyarakat Desa Lantosan Rogas, serta bantuan Rp1 juta dari Yayasan Panusunan Akhir Hasibuan yang diterima oleh BKM dan guru mengaji.
Tausiyah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Al Ustadz Muslimin Siregar yang mengajak jamaah memanfaatkan bulan Syawal untuk mempererat silaturahmi.
“ Bersegeralah menuntut ilmu, karena satu ilmu yang diamalkan sangat berharga di sisi Allah. Perbanyak sholawat dan istighfar agar kehidupan senantiasa mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT, ” pesannya.
Acara berlangsung penuh kekeluargaan dan menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membuka harapan baru bagi kemajuan Desa Lantosan Rogas dan Kecamatan Angkola Timur secara keseluruhan.(Wan)

