Sunday, October 11, 2026

Pengajian BKMT Sipirok Perkuat Ukhuwah dan Semangat Pemulihan Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Renovasi Masjid Al-Muttaqin di Desa Sibadoar, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), resmi dimulai, yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Bupati Tapsel, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan usai Pengajian Akbar Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok yang dihadiri ratusan jamaah dan masyarakat setempat.

- Advertisement -

Peletakan batu pertama renovasi Masjid Al-Muttaqin menjadi salah satu rangkaian kegiatan Pengajian Akbar BKMT Kecamatan Sipirok yang berlangsung khidmat.

Acara dihadiri unsur Forkopimcam Sipirok, Ketua BKMT Tapsel, Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel periode 2010 – 2015 dan 2016 – 2021, Ny. Syaufia Lina, pimpinan organisasi pengajian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai desa di Kecamatan Sipirok.

Baca Juga : Pemerhati Olahraga Kritik PSSI Sumut: Sepak Bola Tidak Akan Maju dengan Budaya Cari Kambing Hitam

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Tapsel H.Jafar Syahbuddin Ritonga, mengatakan, kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus sarana penyampaian program pembangunan daerah pasca bencana.

Ia menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu yang berhalangan hadir.

Ditegaskannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel terus berupaya mempercepat pemulihan berbagai sektor pasca bencana yang melanda hampir seluruh wilayah Tapsel pada akhir tahun lalu.

Menurutnya, dampak bencana tersebut sangat besar, terutama terhadap sektor pertanian dan tercatat lebih dari 3.000 hektare lahan persawahan mengalami kerusakan sehingga berdampak pada produktivitas masyarakat.

“ Pemkab Tapsel terus mendorong gerakan pertanian agar masyarakat kembali produktif dan mampu mengejar ketertinggalan akibat bencana,b” ujar Jafar di hadapan ratusan jamaah.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan pemerintah daerah adalah mencanangkan program pengembangan pertanian melalui Gerakan Tanam Seribu Hektare Jagung.

Program tersebut didukung fasilitas Kredit Usaha Layak Berkah (KUR Berkah) dari Bank Sumut dengan bunga nol persen hingga akhir tahun 2026.

Menurutnya, program itu merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat agar dapat mengakses pembiayaan yang sehat dan produktif tanpa harus bergantung pada pinjaman berbunga tinggi dari lembaga keuangan informal.

“ Kami ingin tanah yang selama ini menganggur dapat dimanfaatkan untuk pertanian. Jagung memiliki prospek yang sangat baik dan menjadi salah satu komoditas andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”  katanya.

Selain sektor pertanian, Wakil Bupati juga memaparkan sejumlah program unggulan di bidang perikanan dan ketahanan pangan.

Salah satunya adalah Gerakan Seribu Kolam yang bertujuan meningkatkan produksi ikan air tawar sehingga kebutuhan ikan masyarakat tidak lagi bergantung pada pasokan dari daerah lain.

Dalam kesempatan itu, Jafar turut menyampaikan kabar baik terkait bantuan rehabilitasi rumah ibadah yang terdampak bencana.

Pemkab Tapsel telah mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi sejumlah masjid yang mengalami kerusakan, termasuk Masjid Al-Muttaqin Desa Sibadoar.

” Renovasi Masjid Al-Muttaqin merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda sebagian besar wilayah Tapsel pada akhir tahun 2025, ” terangnya.

Menurutnya, rumah ibadah memiliki peran penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan umat.

” Karena itu, pemerintah berkomitmen mendukung rehabilitasi masjid yang terdampak bencana agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat dengan nyaman dan aman, ” ujar Jafar.

Ia berharap, semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Tapsel harus terus dijaga.

Lihat Juga : Tes Urine Acak, Wanita Positif Sabu Diamankan dari THM

” Dengan kebersamaan, renovasi masjid ini dapat segera selesai dan kembali menjadi pusat ibadah serta kegiatan keagamaan masyarakat, ” katanya.

Pada kesempatan yang sama, mantan Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel periode 2010 – 2015 dan 2016 – 2021, Ny. Syaufia Lina, turut menunjukkan kepeduliannya dengan menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp10 juta untuk mendukung renovasi Masjid Al-Muttaqin.

Bantuan tersebut disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat Desa Sibadoar, yang berharap proses renovasi berjalan lancar sehingga masjid dapat segera digunakan secara optimal untuk kegiatan ibadah dan pembinaan umat.

” Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan pribadi saya terhadap pembangunan kembali Masjid Al-Muttaqin. Saya berharap renovasi dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga masjid ini kembali menjadi tempat ibadah yang nyaman serta pusat pembinaan umat bagi masyarakat Desa Sibadoar, ” ujar Ny. Syaufia Lina. (Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya