Wartalive.co.id – Kondisi infrastruktur jalan di kawasan Simpang Pemda, tepatnya di area perlintasan menuju Simpang Selayang, kini tengah menjadi sorotan tajam. Sebuah lubang besar yang berada tepat di tengah badan jalan dilaporkan jeblos sepenuhnya pada Rabu (4/3). Kejadian ini menyisakan lubang menganga yang sangat dalam tanpa ada material penutup permanen yang tersisa.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa lubang tersebut kini tidak lagi memiliki pengaman yang memadai. Sebagai langkah darurat yang bersifat seadanya, warga sekitar dan pengguna jalan hanya meletakkan potongan seng bekas serta sebuah kursi kayu di atas lubang tersebut. Hal ini dilakukan sebagai penanda manual agar para pengendara tidak terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam itu.
Kondisi ini memicu kekhawatiran besar bagi para pengguna jalan, terutama para pengemudi ojek online yang setiap hari melintasi jalur padat tersebut. Ekin, salah seorang driver ojek online yang sering mangkal di sekitar lokasi, menyatakan bahwa hilangnya penutup lubang secara total ini adalah ancaman nyata bagi keselamatan nyawa pengendara. “Bahaya sekali lubang ini. Kalau kita posisinya lagi di belakang truk atau mobil dan berniat mau nyalip, tapi kita tidak tahu ada lubang penutup yang sudah jeblos itu, sudah pasti jatuh kita dibuatnya,” ujar Ekin saat ditemui di lokasi kejadian. Menurutnya, jarak pandang yang terhalang kendaraan besar membuat keberadaan lubang tersebut sering tidak terdeteksi dari jauh.
Baca Juga : Empat Paket Sabu Diamankan dari Seorang Pengedar Sabu di Gunungtua
Lebih lanjut, Ekin menjelaskan bahwa sebelumnya lubang tersebut masih memiliki penutup meskipun dalam kondisi rusak atau goyang. Namun, saat ini penahan tersebut sudah hilang sama sekali, meninggalkan rongga kosong yang sangat berbahaya jika dihantam oleh roda kendaraan, terutama pada malam hari atau saat cuaca hujan. “Karena sekarang sama sekali tidak ada penahannya lagi. Kemarin kan masih ada penutupnya walau sudah rusak, sekarang benar-benar kosong. Kalau kita tidak tahu ada lubang di situ dan langsung menghantamnya, sudah pasti jatuh terpental kalau motor,” tambah Ekin.
Para pengguna jalan kini berharap agar pihak terkait segera melakukan perbaikan permanen sebelum memakan korban jiwa. Pasalnya, penggunaan seng dan kursi sebagai penghalang dinilai tidak efektif, terutama bagi pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi atau saat kondisi lalu lintas sedang padat merayap.
Bagi Anda pengendara yang datang dari arah Simpang Selayang menuju Simpang Pemda, diharapkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman. Pastikan untuk tidak melakukan manuver menyalip secara mendadak di sekitar titik tersebut guna menghindari potensi kecelakaan akibat lubang yang belum diperbaiki ini.(Febrian)

