Tuesday, October 13, 2026

Peringati Harkitnas 2025, Wabup Samosir Sampaikan Amanat Menteri Komdigi

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional tingkat Kabupaten Samosir yang dilaksanakan di Tanah Lapang Pangururan pada tanggal 20 Mei 2025.

Peringatan ke-117 Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2025 mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”. Acara ini diharapkan dapat menjadi pedoman dalam mencapai Kebangkitan Nasional yang bersahaja, berpihak, dan berkelanjutan. Upacara tersebut dihadiri oleh anggota TNI/Polri, pegawai dari Pemerintah Kabupaten Samosir, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Di antara para tamu yang hadir, terdapat Wakapolres Samosir, Kompol Briston A.M. Napitupulu, Ketua DPRD Samosir, Nasip Simbolon, Pabung Samosir, Mayor Arm G. Sebayang, Kasi Intel Kajari Samosir, Richard Simaremare, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, serta para pejabat lainnya, termasuk Kadis Kominfo, Immanuel Sitanggang, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah lainnya.

- Advertisement -

Dalam pidato yang disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, melalui Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk, diungkapkan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya sekadar merayakan tanggal tertentu dalam kalender nasional. Sebaliknya, peringatan ini berfungsi untuk mengingat kembali momen-momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa, yang dituliskan bukan dengan tinta biasa, melainkan dengan kebangkitan kesadaran kolektif, semangat persatuan, dan keberanian untuk menolak penjajahan. Dalam konteks perjuangan yang dihadapi di tengah keterbatasan dan tekanan kolonialisme, muncul kesadaran baru yang memicu perubahan. Melalui pendirian organisasi Budi Utomo, bangsa Indonesia menegaskan keyakinan bahwa nasib tidak seharusnya tergantung pada kekuatan asing, dan bahwa kemajuan hanya dapat dicapai jika kita berdiri di atas kekuatan dan potensi diri kita sendiri.

Baca Juga : Forkopimda dan Masyarakat Padangsidimpuan Bersatu Gaungkan Harkitnas 2025

“Kebangkitan adalah ikhtiar yang terus hidup, sehingga ia menuntut kita untuk tidak terjebak dalam romantisme masa lalu, tetapi menuntut keberanian untuk menjawab tantangan zaman yang menghadirkan ujian jauh lebih kompleks seperti disrupsi teknologi, ketegangan geopolitik, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital kita” kata Menteri Komdigi.

Sejak awal, para pendiri bangsa telah menetapkan prinsip-prinsip yang berfungsi sebagai landasan dalam menghadapi tantangan global, yaitu politik luar negeri yang bebas dan aktif. Dalam konteks globalisasi yang semakin intens, Indonesia melanjutkan langkahnya dengan penuh keyakinan, berupaya menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kemandirian. Prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif ini telah menjadi pedoman sejak awal kemerdekaan. Di tengah situasi polarisasi dunia, Indonesia berperan sebagai mitra terpercaya yang independen dalam menentukan kepentingan nasional, serta secara aktif membangun dialog yang konstruktif dengan berbagai pihak. Prinsip ini telah meningkatkan penghormatan terhadap Indonesia di berbagai forum internasional.

Dengan semangat kebangkitan nasional, Indonesia menjalani jalur pembangunan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan memberikan ruang bagi kemajuan yang adil dan merata. Ini merupakan upaya besar untuk memastikan bahwa pembangunan yang megah tetap berlandaskan pada kepentingan rakyat.

Dalam kurun waktu 150 hari pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran dan Kabinet Merah Putih, Menteri Komunikasi dan Digital menguraikan program kerja yang dimulai dari aspek-aspek fundamental, yaitu kebutuhan yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Fokus utama adalah menciptakan kehidupan yang damai, perut yang terisi, dan hati yang lapang. Dalam sektor kesejahteraan sosial, melalui Program Makan Bergizi Gratis, lebih dari 3,5 juta anak di Indonesia kini memperoleh akses terhadap makanan yang bergizi.

“Langkah yang mungkin terlihat sederhana, tetapi sesungguhnya menjadi landasan penting bagi masa depan bangsa. Sebab, kemajuan tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar, melainkan dari sebuah piring makan yang penuh, dari anak-anak yang pergi ke sekolah tanpa rasa lapar, dengan semangat belajar yang tumbuh karena tubuh mereka cukup gizi” terangnya.

Dalam sektor kesehatan, lebih dari 777.000 individu telah merasakan keuntungan dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis, yang menunjukkan komitmen negara dalam melindungi warganya. Akses terhadap layanan ini semakin dipermudah melalui pemanfaatan teknologi digital. Masyarakat kini dapat mencari informasi kesehatan, melakukan konsultasi dengan dokter secara daring, serta mengakses layanan medis langsung melalui perangkat ponsel. Dengan demikian, pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat, lebih cepat, dan dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

Di bidang ekonomi, pendirian Danantara Investment Agency mencerminkan komitmen untuk mengelola kekayaan nasional dengan lebih terarah, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan mendorong pemerataan kesejahteraan, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.

Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia, terdapat kebutuhan mendesak untuk mempercepat pembentukan pusat-pusat pelatihan vokasi serta penguatan kompetensi digital guna menghadapi tantangan signifikan di era transformasi digital. Melalui sinergi dengan sektor industri, Pemerintah Indonesia berupaya untuk meningkatkan jumlah program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar, termasuk dalam bidang kecerdasan buatan, manajemen data, dan keterampilan digital praktis. Sebagai bagian dari inisiatif ini, akan segera diluncurkan Al Centre of Excellence di Papua, hasil kolaborasi antara Pemerintah dan sektor industri, yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal dalam menghadapi perubahan digital. Selain itu, Pemerintah juga berupaya memperkuat dasar perlindungan sosial di ranah digital. Penerapan Peraturan Pemerintah mengenai Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS) merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia dapat tumbuh dalam ekosistem digital yang lebih aman, sehat, dan beretika. Semua upaya ini diarahkan pada satu tujuan utama,Membangun masa depan yang tidak hanya lebih progresif, tetapi juga benar-benar berpihak kepada masyarakat.

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Menteri Komunikasi dan Informatika mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memperkuat kembali arah perjalanan bangsa. Dalam semangat tersebut, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai pedoman utama Kebangkitan Nasional. Delapan misi besar ini bertujuan untuk menghadirkan perubahan yang nyata dan dirasakan dalam kehidupan masyarakat.

“Mari kita jaga kebangkitan ini dengan semangat yang sama seperti akar pohon yang menembus tanah. Perlahan tapi pasti, tak selalu terlihat, namun kokoh menopang kehidupan. Karena sesungguhnya, kebangkitan yang paling kokoh adalah kebangkitan yang tumbuh perlahan, berakar dalam nilai-nilai kemanusiaan, dan berbuah pada keadilan serta kesejahteraan yang dirasakan bersama. Mari melangkah bersama, dengan langkah yang tenang namun penuh keyakinan, menuju Indonesia yang lebih kuat, lebih adil, dan lebih beradab” kata Menteri Komdigi menutup.

Sumber : Kominfo Samosir

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya