Tuesday, October 13, 2026

Polda Sumut Ringkus Pengedar Ekstasi di Helvetia, Dua Pemuda Diamankan

Baca Juga

Wartalive.co.id — Personel Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Ketegasan ini dibuktikan dengan keberhasilan petugas mengungkap jaringan pengedar narkoba jenis pil ekstasi di kawasan Helvetia pada Sabtu (4/4).

Operasi penangkapan ini bermula dari adanya laporan berharga yang diberikan oleh masyarakat setempat. Warga yang merasa resah dengan aktivitas mencurigakan di lingkungannya segera memberikan informasi detail kepada petugas, yang kemudian langsung direspons dengan langkah penyelidikan mendalam di lapangan.

- Advertisement -

Setelah melakukan pemetaan situasi, tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumut memutuskan untuk menggunakan strategi penyamaran (undercover buy). Teknik ini dilakukan guna memancing para pelaku keluar dari persembunyiannya dan memastikan barang bukti berada dalam genggaman mereka saat penyergapan berlangsung.

Baca Juga : Masa Tua di Balik Jeruji: Ditresnarkoba Polda Sumut Ringkus Pengedar Wanita di Gang Langgar

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil meringkus dua orang pria yang masing-masing berinisial D dan I. Keduanya tidak berkutik saat petugas yang menyamar melakukan penyergapan tepat ketika transaksi akan dilakukan. Dari tangan para tersangka, ditemukan barang bukti yang cukup signifikan.

Barang bukti tersebut berupa satu bungkus plastik klip transparan yang di dalamnya berisi 25 butir pil ekstasi. Pil haram tersebut diketahui memiliki ciri fisik berwarna hijau dengan logo “Heineken”, sebuah varian narkotika yang ditengarai tengah beredar di kalangan pemuda di Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil interogasi awal, motif para pelaku nekat menjalankan aksi kriminal ini adalah demi keuntungan materi yang sebenarnya tidak seberapa. Keduanya mengaku tergiur untung Rp20.000 per butir serta upah kurir yang kecil, namun dampak perbuatannya sangat fatal karena merusak masa depan generasi bangsa.

Baca Juga : Abaikan Garis Henti, Simpang Dr. Mansyur Medan Jadi Titik Rawan Pelanggaran Lalu Lintas

Meskipun dua tersangka telah tertangkap, petugas mencatat bahwa bandar utama yang dikenal dengan inisial “Bala” masih buron. “Bala” diduga kuat telah berusaha menghilangkan jejak sesaat setelah anak buahnya tertangkap, namun tim Ditresnarkoba terus melakukan pengejaran intensif secara maraton.

Pihak Humas Ditresnarkoba Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dalam memutus rantai peredaran narkoba. “Mari bersama kita jaga lingkungan. Segera lapor ke call center jika melihat transaksi mencurigakan, agar kita bisa menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” tegas Humas Ditresnarkoba Sumut.(Febrian)

Sumber: ditresnarkoba sumut

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya