Tuesday, October 13, 2026

Polda Sumut Targetkan Budaya Tertib Jalan Raya Lewat Operasi Patuh Toba 2025

Baca Juga

Wartalive.co.id – Operasi Kepolisian Patuh Toba 2025 resmi digelar. Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengawali pelaksanaan dengan apel pasukan di Lapangan KS Tubun, Mapolda Sumut, pada Senin pagi. Apel tersebut langsung dipimpin oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H.

Kegiatan operasi akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 14 hingga 27 Juli 2025. Sebanyak 1.549 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Jasa Raharja, serta berbagai instansi lainnya diturunkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan di lapangan.

- Advertisement -

Dalam arahannya, Kapolda menegaskan bahwa tujuan utama dari Operasi Patuh Toba ini bukan hanya soal penindakan pelanggaran, melainkan lebih kepada menumbuhkan kesadaran kolektif. “Kesadaran berlalu lintas bukan hanya urusan polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” ujar Whisnu, Senin (14/7/2025).

Baca Juga : RSUD M Natsir Solok Bantah Lalai Tangani Balita Meninggal Setelah Diberi Antibiotik

Menurut data Ditlantas Polda Sumut, sepanjang tahun 2024 tercatat 319.167 kasus pelanggaran lalu lintas dan 6.850 kejadian kecelakaan. Angka yang dinilai cukup tinggi dan memprihatinkan.

“Ini bukan sekadar statistik. Di balik tiap kecelakaan, ada nyawa yang hilang, ada keluarga yang berduka. Artinya, kesadaran masyarakat belum tumbuh seperti yang kita harapkan,” tegas Kapolda.

Beberapa sasaran yang ingin dicapai melalui Operasi Patuh Toba 2025 meliputi:

  • Menurunkan jumlah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas
  • Mendorong budaya disiplin dan tertib di jalan raya
  • Menampilkan citra kepolisian yang tegas namun tetap mengedepankan sisi humanis

Kapolda juga mengingatkan kepada seluruh jajaran agar tidak semata-mata mengejar angka penindakan, melainkan berfokus pada membangun kepercayaan masyarakat. “Jangan hanya rajin menilang, tapi lalai memberi contoh. Polisi harus jadi teladan, bukan sekadar pengawas,” pesannya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa operasi ini bukan sebatas kegiatan razia. “Setiap orang yang turun ke jalan punya peran. Dari sopir angkot sampai pengendara motor. Semua punya andil dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan manusiawi,” jelasnya.

Lihat Juga : Operasi Patuh Toba 2025 Polres Tapsel Dimulai, Personel Diminta Profesional dan Santun

Menutup arahannya, Kapolda mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib lalu lintas. “Tertib lalu lintas bukan mimpi. Tapi butuh kemauan bersama. Kalau kita konsisten, Sumatera Utara bisa jadi contoh,” katanya.

Polda Sumut berharap, melalui Operasi Patuh Toba 2025, kepatuhan dalam berlalu lintas lahir bukan semata-mata karena takut ditilang, melainkan tumbuh dari kesadaran dan rasa peduli bersama akan pentingnya keselamatan di jalan raya. (Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya