Wartalive.co.id – Personel Polsek Sunggal menunjukkan ketegasannya dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. Kali ini, petugas berhasil membekuk dua orang pemuda yang dikenal sebagai pelaku spesialis pencurian motor di wilayah hukum Polsek Sunggal.
Dalam operasi penangkapan tersebut, polisi terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur. Kedua pelaku yang masing-masing berinisial RA (24) dan O (19) dilaporkan harus mengalami luka tembak di bagian kaki atau “dibuat pincang” oleh petugas karena mencoba memberikan perlawanan saat diamankan.
Kapolsek Sunggal, Kompol Muhammad Yunus Tarigan, memberikan keterangan resmi pada Rabu (21/1/2026). Ia mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan pada Senin siang, tepatnya pukul 11.00 WIB, di kawasan Jalan Gatot Subroto, Simpang Paya Geli, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal.
Baca Juga : Stok BBM di Medan Dipastikan Aman, Warga Diminta Tenang
Pihak kepolisian sebenarnya sudah lama mengincar duo kawanan ini setelah menerima laporan dari masyarakat terkait maraknya aksi kehilangan sepeda motor. Lokasi penangkapan yang berada di persimpangan strategis Deli Serdang tersebut memang menjadi titik pantauan tim Polsek Sunggal.
Kompol Yunus membeberkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari laporan seorang korban bernama Melva Kristina Panjaitan. Korban diketahui kehilangan sepeda motornya hampir satu tahun yang lalu, tepatnya pada Selasa, 4 Maret 2025, yang kemudian menjadi pintu masuk penyelidikan lebih dalam.
Lihat Juga : Penamatan Santri Musthafawiyah, Arus Lalu Lintas Tetap Lancar
Keberhasilan pengungkapan identitas pelaku tidak terlepas dari peran teknologi. Polisi melakukan analisis mendalam terhadap rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian perkara. Berbekal bukti visual tersebut, tim penyidik berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku hingga akhirnya melacak keberadaan mereka.
Saat ini, kedua tersangka telah diamankan di sel tahanan Polsek Sunggal untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih terus melakukan pengembangan guna mencari kemungkinan adanya lokasi pencurian lain serta jaringan penadah yang menampung hasil kejahatan para pelaku.(Febrian)
Sumber: medan_cerita

