Wartalive.co.id – Belakangan ini, masyarakat Kota Medan sempat diresahkan oleh kabar burung yang menyebutkan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU mulai menipis dan akan mengalami kelangkaan. Isu ini sempat memicu kekhawatiran warga yang berencana melakukan perjalanan jauh maupun para pelaku transportasi logistik di ibu kota Sumatera Utara tersebut.
Pantauan langsung di lapangan, melihat ke beberapa titik SPBU strategis di Kota Medan. Salah satu lokasi yang dipantau adalah SPBU di kawasan Johor. Berdasarkan keterangan dari petugas, kabar mengenai kekosongan stok tersebut dipastikan tidak benar.
Devina, salah satu petugas SPBU di kawasan Johor, menegaskan bahwa kondisi operasional dan pasokan energi di tempatnya bekerja masih berjalan dengan sangat normal. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu dari media sosial.
Baca Juga : Penamatan Santri Musthafawiyah, Arus Lalu Lintas Tetap Lancar
“Stok bensin aman-aman saja untuk beberapa hari ke depan. Sejauh ini tidak ada kendala dalam proses distribusi dan sama sekali tidak ada tanda-tanda stok akan habis. Antreannya juga normal-normal saja, memang begini setiap hari” ujar Devina saat ditemui di sela-sela kesibukannya, Senin (26/01).
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, antrean kendaraan di SPBU Johor tampak mengalir lancar tanpa adanya kepadatan yang mencurigakan. Petugas tetap melayani pengisian BBM seperti biasa, dan tidak ada papan informasi stok bensin habis, yang menunjukkan bahwa semua jenis bahan bakar masih tersedia untuk konsumen. Di sana, seluruh jenis BBM mulai dari Pertalite, Bio Solar, hingga produk nonsubsidi seperti Pertamax dan Dexlite, terpantau masih tersedia lengkap. Para pengendara tetap dapat memilih jenis bahan bakar sesuai kebutuhan kendaraan mereka tanpa perlu merasa khawatir.

Lihat Juga : Pemko Padangsidimpuan Lantik 1.822 PPPK Paruh Waktu
Kondisi serupa juga terlihat di beberapa titik jalan protokol lainnya di Kota Medan. Di sepanjang Jalan Setia Budi, Juanda dan Jalan Brigjen Katamso, aktivitas pengisian bahan bakar terpantau kondusif. Tidak terlihat adanya spanduk bertuliskan “BBM Habis” yang biasanya menjadi penanda jika terjadi kendala pasokan di lapangan.
Dengan adanya fakta di lapangan ini, dapat disimpulkan bahwa ketersediaan bahan bakar di Kota Medan saat ini masih sangat mencukupi. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam mengonsumsi BBM dan tidak melakukan aksi panic buying yang justru dapat memicu antrean panjang yang sebenarnya tidak perlu terjadi.(Febrian)

