Saturday, October 10, 2026

Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Serentak di 514 Kabupaten/Kota

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi lintas sektor, salah satunya dengan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan panen raya jagung secara serentak ini dilaksanakan secara hybrid dan diikuti serentak di 36 provinsi dan 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dan secara nasional dipusatkan di Dusun Kandasan, Desa Bange, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

- Advertisement -

Selain itu, Presiden Prabowo juga meresmikan 18 gedung penampungan hasil panen jagung milik Kelompok Tani (Poktan) binaan Polri serta melepas ekspor perdana jagung ke Kuching, Malaysia.

Baca Juga : Korupsi Dana Desa Siloting Mantan Kades Diduga Gunakan Uang untuk Bayar Hutang

Di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel bersama Kepolisian Resor (Polres) Tapsel menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dengan menggelar panen jagung di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel, Sofyan Adil, yang mewakili Bupati H. Gus Irawan Pasaribu, Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi, para pejabat utama Polres Tapsel, Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tapsel Henry Hasibuan, penyuluh pertanian dan Poktan Bersama dan Poktan Bersatu.

Sekdakab Tapsel, Sofyan Adil, yang mewakili Bupati H. Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini dan berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat.

“ Kegiatan ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, terkait program makan bergizi gratis dan penguatan ketahanan pangan di daerah, ” ujarnya

Sementara itu, Kapolres Tapsel AKBP Yasir Ahmadi menegaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pangan merupakan bagian dari kontribusi institusional mendukung kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan, pemanfaatan lahan kosong yang ada, terbukti menghasilkan nilai ekonomis, dengan jagung yang bisa dijual hingga Rp5.500 per kilogram.

“ Polri bukan sekadar pengaman, tapi juga menjadi motor penggerak bagi pemanfaatan lahan produktif. Kami akan melanjutkan penanaman kembali pada awal Juli, didukung bantuan bibit jagung lebih dari satu ton dari Polda dan Mabes Polri, ” jelas Yasir.

Lihat Juga : Bobby Nasution Sumbangkan 10 Ekor Lembu Pada Idul Adha 1446H

Menurutnya, bibit tersebut rencananya akan didistribusikan kepada Poktan yang nantinya akan melakukan penanaman di lahan mereka masing-masing sebagai bagian dari perluasan produksi pangan lokal.

” Langkah kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjawab tantangan krisis pangan global, sekaligus mendukung kemandirian dan kesejahteraan petani di berbagai daerah, ” terangnya (Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya