Wartalive.co.id – Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri bersama SLOG Mabes Polri melaksanakan kegiatan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) organik di lingkungan Polres Mandailing Natal (Madina), (16/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Madina ini dipimpin oleh Herry Affandi selaku Ketua Tim A dari Mabes Polri, serta didampingi Kapolres Madina Bagus Priandy.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran dari Mabes Polri, di antaranya AKBP Teguh dari SLOG Polri serta IPTU Novri dari Div Propam Mabes Polri, bersama para pejabat utama (PJU) Polres Madina.
Baca Juga : Tanpa Coret-coret, Perpisahan SMA Kini Lebih Sakral
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari administrasi kepemilikan senjata api, kondisi fisik senpi, hingga kelayakan personel yang memegang senjata. Kapolres Madina bersama jajaran juga terlibat langsung dalam mendukung jalannya pemeriksaan.
Dalam arahannya, Herry Affandi menegaskan bahwa penggunaan senjata api oleh anggota Polri merupakan amanah negara yang harus dijalankan secara bertanggung jawab.
“Senjata api yang dipercayakan kepada anggota Polri harus digunakan secara tepat untuk menjaga keamanan serta melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Tidak boleh ada penyalahgunaan dalam kondisi apa pun,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan dan pengawasan berkala guna memastikan seluruh senjata api dalam kondisi layak pakai serta personel yang memegangnya memenuhi standar yang ditetapkan.
Lihat Juga : Warga Madina Pertanyakan Pengelolaan Bantuan Bedah Rumah
Kegiatan ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri, serta Peraturan Kapolri Nomor 1 dan 8 Tahun 2009 yang mengatur penggunaan kekuatan dan prinsip hak asasi manusia dalam tugas kepolisian.
Dari hasil pemeriksaan, secara umum kondisi senjata api dan kesiapan personel di jajaran Polres Madina dinyatakan dalam keadaan baik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat pengawasan internal serta menjaga kepercayaan masyarakat.(Sry)

