Monday, October 12, 2026

Rembug KTNA Tapsel Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Baca Juga

Wartalive.co.id – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga membuka secara resmi Rembug Paripurna Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tapsel Tahun 2026 Periode 2026 – 2031 di Aula Dinas Pertanian Tapsel, Sipirok, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sinergi pembangunan sektor pertanian dan perikanan.Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KTNA Provinsi Sumatera Utara (Provsu) Ir. Purnama Dewi Daulay, Anggota DPRD Tapsel Muhammad Rawi Ritonga, Ketua Dewan Pembina KTNA Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu, perwakilan Dinas Pertanian Provsu, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Tapsel, Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan pengurus KTNA Kecamatan se-Tapsel, penyuluh pertanian, tokoh petani dan undangan lainnya.

- Advertisement -

Dalam arahannya, Wakil Bupati Tapsel H Syahbuddin Ritonga atas nama Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah sekaligus penopang ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebutkan, Kabupaten Tapsel sempat menghadapi tantangan berat akibat bencana alam pada November 2025 yang berdampak pada 14 dari 15 Kecamatan. Meski demikian, pemerintah daerah bersama petani tetap optimistis mendorong kebangkitan sektor pertanian melalui peningkatan produksi dan inovasi.

“ Melihat kondisi tersebut, sebenarnya kita bisa saja menyerah. Namun semangat Pak Bupati luar biasa untuk terus mendorong kebangkitan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani, ” ujar Jafar.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel kini menjalankan sejumlah program strategis untuk memperkuat sektor pertanian. Salah satunya kerja sama pembiayaan dengan Bank Sumut melalui skema kredit pertanian bunga 0 persen bagi petani jagung.

” Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung daerah sekaligus mendukung kebutuhan pakan ternak dan ketahanan pangan nasional, ” terangnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menggandeng berbagai pihak, termasuk Polri dalam pengembangan kawasan jagung, serta dukungan Bank Indonesia melalui bantuan benih padi unggul varietas Gamagora yang memiliki potensi hasil hingga 9,6 ton per hektare.

“ Program-program ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian. Kami berharap KTNA dapat menjadi motor penggerak di lapangan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan petani, ” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap KTNA semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan pertanian berkelanjutan di Tapsel.Sementara itu, Ketua Dewan Pembina KTNA Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu menegaskan KTNA memiliki posisi penting sebagai wadah perjuangan petani dan nelayan.

Menurutnya, KTNA bukan sekadar organisasi formal, tetapi kekuatan nyata yang menjembatani kebijakan pemerintah dengan kebutuhan petani dan nelayan di lapangan.“ KTNA harus mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas penyuluhan, serta membangun kolaborasi lintas sektor agar pertanian Tapsel semakin maju dan berdaya saing, ” katanya.

Ketua KTNA Provsu Ir. Purnama Dewi Daulay mengatakan KTNA merupakan organisasi pelaku utama pertanian yang lahir dari, oleh dan untuk petani sejak 1971.

Ia mengajak seluruh pengurus KTNA kabupaten terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam menjalankan berbagai program pertanian.Purnama juga menyampaikan rencana pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) KTNA di Gorontalo pada 20 – 25 Juni mendatang dan berharap Kabupaten Tapsel dapat mengirimkan perwakilan petani terbaik untuk mengikuti ajang nasional tersebut.

“ Kegiatan Penas menjadi ajang berbagi inovasi dan pengalaman antar petani se.Indonesia. Kami berharap Tapsel dapat berpartisipasi aktif membawa inovasi pertanian daerah, ” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KTNA Tapsel Juang Pakpahan menjelaskan Rembug Paripurna digelar untuk menertibkan administrasi organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru karena masa jabatan sebelumnya telah berakhir.Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Tapsel dan Dinas Pertanian atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“ KTNA lahir dari kelompok tani, berkembang di tingkat Kecamatan hingga Kabupaten dan Nasional. Organisasi ini berdiri atas kemauan petani sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, ” ungkap Juang.(Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya